Label


Breaking News

Yello Cafe Hadir di Kawasan Kotabaru, H. Suryono Sebut Kafe Jadi Ruang Berkumpul

 

Foto bersama sedang duduk santai di Yello Cafe hadir di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 58, kawasan Kotabaru, Yogyakarta.

YOGYAKARTA (F86) – Yello Cafe hadir di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 58, kawasan Kotabaru, Yogyakarta, sebagai salah satu ruang berkumpul bagi masyarakat, khususnya kalangan anak muda.

Dalam wawancara khusus reporter Fakta 86, Awiek Roospray, dengan pengelola Yello Cafe, H. Suryono, dibahas peran kafe sebagai tempat bertemu, berdiskusi, serta mendukung kegiatan komunitas dan UMKM.

H. Suryono, yang juga anggota DPRD Kabupaten Sleman dari Fraksi Partai Golkar, menyampaikan bahwa usaha kafe menjadi salah satu upaya untuk menarik minat anak muda. Ia juga menyinggung keberadaan Beringin Space yang menyediakan ruang bagi kegiatan UMKM dan Yello Cafe.

Menurut Suryono, perkembangan tempat tersebut dinilai baik untuk memperkenalkan keberadaan kantor Golkar sekaligus menyediakan ruang bagi anggota dan pengurus untuk berkumpul serta berdiskusi. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan tempat sebagai ruang bersama menjadi perhatian, sementara keuntungan usaha bukan menjadi prioritas utama.

“Yang penting tempatnya jadi bersih, jadi bisa dimanfaatkan oleh anggota kita, pengurus-pengurus, bisa ngopi di situ, bisa diskusi,”ujar Suryono. Kamis (15/10/2026).

Dari sisi kapasitas, Suryono menjelaskan bahwa area luar dapat menampung sekitar 50 orang, sedangkan area dalam mampu menampung sekitar 100 orang. Ia juga menyebut menu dan pilihan kopi yang tersedia, termasuk yang diminati kalangan remaja.

Kehadiran Yello Cafe menambah pilihan tempat berkumpul di kawasan Kotabaru. Keberadaan kafe tersebut juga berlangsung di tengah perkembangan usaha kafe di Kota Yogyakarta dan Indonesia.

Berdasarkan unggahan Instagram Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) yang merujuk pada basis data Point of Interest (POI) per November 2025, Indonesia tercatat memiliki 461.991 titik kedai kopi. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia di atas China yang memiliki lebih dari 190.000 titik dan Amerika Serikat dengan 145.600 titik.

Dari tujuh negara dengan jumlah lokasi kedai kopi terbanyak yang berasal dari Asia, selain Indonesia terdapat Vietnam, Korea Selatan, Thailand, Jepang, dan Filipina.

Perkembangan usaha kafe juga terlihat di Kota Yogyakarta. Data perizinan menunjukkan jumlah usaha kafe yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 56303 mencapai 112 unit pada 2025. Angka tersebut meningkat dibandingkan 66 unit pada 2022.

Berdasarkan sebaran wilayah selama 2022–2026, Kemantren Gondokusuman tercatat sebagai kawasan dengan jumlah usaha kafe terbanyak, yakni 104 unit yang tersebar di lima kelurahan, yaitu Demangan, Baciro, Klitren, Kotabaru, dan Terban. Kawasan ini berbatasan dengan Kabupaten Sleman.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kedai kopi tidak hanya menjadi tempat menikmati minuman, tetapi juga ruang untuk berinteraksi, bekerja, belajar, berdiskusi, serta mendukung aktivitas komunitas dan UMKM.(Awiek R).





Type and hit Enter to search

Close