Label


Breaking News

Tim Penilai PKK Klaten Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Desa Duwet

Ketua PKK Kabupaten Klaten, Fahrani Hamenang.

Klaten (F86) – Pemerintah Desa Duwet, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, menggelar evaluasi 10 Program Pokok PKK bersama Tim Penilai PKK Kabupaten Klaten, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Ketua PKK Kabupaten Klaten, Fahrani Hamenang.

Evaluasi tersebut dilakukan terhadap struktur dan kelompok PKK pada desa binaan tahun 2026. Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana 10 Program Pokok PKK telah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana 10 Program Pokok PKK ini berjalan di masyarakat. Karena ketika 10 Program Pokok PKK berjalan di masyarakat, otomatis manfaatnya akan dirasakan langsung juga oleh masyarakat tersebut,” kata Fahrani.

Fahrani menjelaskan, dalam pelaksanaan program PKK terdapat empat kelompok kerja (Pokja) yang memiliki kegiatan masing-masing.

Pokja 1 mencakup kegiatan untuk lanjut usia (lansia), antara lain pemeriksaan kesehatan, senam lansia, hingga kegiatan membuat produk. Menurut Fahrani, kegiatan tersebut diharapkan membuat lansia tetap produktif, sehat, dan tidak mudah pikun.

Selain itu, Pokja 1 juga menyasar kegiatan remaja. Fahrani mengatakan kegiatan tersebut penting sebagai upaya mendorong remaja melakukan aktivitas positif di lingkungan desa.

“Kita ketahui bersama di Kabupaten Klaten ini masih ada yang namanya kegiatan remaja yang negatif atau klitih. Nah, dengan PKK ini kita membuat kegiatan-kegiatan remaja di setiap desa, tujuannya agar remaja itu berkegiatan di desa, tidak berkegiatan negatif di luar desa yang mengganggu kenyamanan warga,” tegasnya.

Di dalam kegiatan tersebut juga terdapat sosialisasi HIV/AIDS dan kegiatan lainnya.

Pokja 2 mencakup keterampilan atau UP2K (Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga). Program ini diarahkan untuk mendorong usaha kelompok antarkaum ibu sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Selain itu, terdapat kegiatan Bina Keluarga Balita. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klaten menurunkan angka stunting dengan memberikan pembinaan kepada ibu hamil maupun ibu yang memiliki balita.

“Kita bina ibu-ibu, baik ibu hamil atau ibu-ibu yang masih mempunyai balita, bagaimana pola asuh ketika mempunyai balita atau bagaimana harus mengonsumsi makanan bergizi agar ketika hamil dan melahirkan bayi yang sehat bebas stunting,” jelas Fahrani.

Pokja 3 mencakup pemanfaatan lahan pekarangan. Tujuannya agar setiap rumah memiliki tanaman yang dapat dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk ternak yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga.

Sementara Pokja 4 mencakup Posyandu, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta Lingkungan Bersih dan Sehat. Seluruh program tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Alhamdulillah selama tiga hari ini jalan, ada sekitar 24 desa yang kita kunjungi. Insya Allah semuanya baik dan 10 Program Pokok PKK sudah dilaksanakan,” ujar Fahrani.

Pada Senin (5/10/2026), Fahrani mengunjungi empat desa. Secara keseluruhan, pada tahun 2026 terdapat 48 desa yang menjadi sasaran kunjungan, dengan 24 desa di antaranya telah dikunjungi.

Sementara itu, Kepala Desa Duwet, Kecamatan Ngawen, Klaten, Suharwadi membenarkan bahwa Desa Duwet menjadi lokasi kegiatan penilaian 10 Program Pokok PKK.

Menurut Suharwadi, penilaian tersebut meliputi akuntansi, Rumah Sehat, Hatinya PKK (Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman), UP2K, pola asuh, serta kegiatan lainnya. Selain itu, terdapat pula kegiatan keagamaan seperti pengajian.

Suharwadi menjelaskan, pada intinya pelaksanaan kegiatan PKK ke depan diharapkan dapat berjalan lebih baik dibandingkan saat ini.

“PKK merupakan kegiatan sosial, jadi tidak ada bayaran. Jadi kalau saya suruh maksa rasanya kurang begitu enak. Yang penting pokoknya kita niat ibadah, kerja sambil ibadah, jalan menyelesaikan pekerjaannya pelan-pelan tapi pasti,” pungkasnya.(Siswanto).





Type and hit Enter to search

Close