![]() |
| Ribuan masyarakat Yogyakarta dan wisatawan memadati kawasan Malioboro hingga titik nol kilometer untuk menyaksikan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026, Rabu malam (7/10/2026). |
YOGYAKARTA (F86) – Ribuan masyarakat Yogyakarta dan wisatawan memadati kawasan Malioboro hingga titik nol kilometer untuk menyaksikan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026, Rabu malam (7/10/2026).
Agenda tahunan Wayang Jogja Night Carnival 2026 kembali digelar menyapa masyarakat Yogyakarta dan wisatawan. Memasuki penyelenggaraan ke-10 sejak pertama kali digulirkan pada 2016, WJNC kali ini tampil berbeda dengan mengusung tema “GANA KALAJAYA”.
Lokasi utama karnaval kembali digelar di kawasan Sumbu Filosofi Malioboro hingga titik nol kilometer. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dalam sambutannya pada pembukaan WJNC 2026, Rabu (7/10/2026).
“Pada malam hari ini kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Yang Maha Kuasa, karena kita diberikan kesempatan untuk menyelenggarakan Wayang Jogja Night Carnival 2026. Ini menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta, dengan mengangkat tema Kala Jaya, saduran karya Sultan Hamengkubuwono X pada tahun 2021,” ungkap Hasto.
Menurutnya, Kala Jaya membawa pesan untuk tidak menghindar dan tidak menyerah dalam menghadapi tantangan. Tema tersebut dimaknai sebagai kekuatan masyarakat, kala sebagai tantangan zaman dan jaya sebagai kejayaan.
“Bersama nilai tersebut juga berjalan dengan semangat di Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta, yaitu otentik dan banyak sekali hal-hal yang sifatnya otentik, nilai-nilai budaya, heritage, nilai-nilai seni dan juga Kota Yogyakarta sebagai destinasi pariwisata,” jelasnya.
Hasto menambahkan, semangat peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta adalah bagaimana membuat nilai-nilai yang otentik tersebut menjadi konkret sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga menyampaikan terima kasih kepada para kepala daerah dan tamu undangan yang hadir, di antaranya Wali Kota Tarakan, Wali Kota Mojokerto, Bupati Ponorogo, Wakil Wali Kota Magelang serta bupati dan wakil bupati di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sementara itu, dalam sambutan tertulis Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dibacakan Wakil Gubernur DIY, disampaikan bahwa Wayang Jogja Night Carnival 2026 merupakan event yang masuk dalam Top 10 Kharisma Event Nusantara.
“Event ini masuk Top 10 Kharisma Event Nusantara, kebanggaan yang menuntut kita menjaga mutu dan makna,” demikian sambutan tersebut.
Tema WJNC 2026 mengisahkan kelahiran Kotarodono atau Dewa Ganesha, sosok sakti berkepala gajah yang memiliki kekuatan untuk menaklukkan Raja Raksasa Prabu Miladraka. Setelah itu, ia diangkat menjadi dewa dengan gelar Gana atau Batara Ganesha.
Semangat tersebut dinilai selaras dengan Yogyakarta sebagai Kota Pelajar. Pelajar dari berbagai penjuru negeri datang ke Yogyakarta untuk menimba ilmu. Diharapkan ilmu tersebut tumbuh menjadi kecakapan dan kecakapan menjadi pengabdian, sejalan dengan filosofi Memayu Hayuning Bawono, yakni memperindah dan menjaga kehidupan bersama.
“Filosofi ini, tradisi yang hadir di jalan raya, sehingga kisah leluhur dapat dikenal dan dihayati warga dari segala usia. Semoga hal ini menjadi ruang belajar bagi kita bersama,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Melalui gelaran event akbar tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan 11 juta kunjungan wisatawan, dengan rata-rata belanja mencapai Rp2,3 juta per orang serta lama menginap sekitar 1,78 hari.
Dengan adanya WJNC, pemerintah optimistis target tersebut dapat terpenuhi dan turut menyumbang pendapatan daerah dari sektor pariwisata.
“Dampak positif dari rangkaian peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta yang juga dimeriahkan dengan agenda Malioboro Run dan Simfoni 1001 Pembatik, mulai terlihat dari melonjaknya tingkat okupansi hotel serta aktivitas wisata di Yogyakarta,” ujar Wakil Gubernur DIY saat membacakan sambutan tertulis Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Pemerintah berharap rangkaian kegiatan hingga selesainya peringatan HUT Kota Yogyakarta juga memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan dan restoran dari sisi jumlah pengunjung.
Wakil Gubernur DIY kemudian membuka secara resmi Wayang Jogja Night Carnival 2026. Ribuan masyarakat dan wisatawan pun menyaksikan pertunjukan yang menjadi salah satu rangkaian puncak peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta tersebut.(Awiek R).



Social Footer
Kontributor
Label
Social Media