![]() |
| Partai Golkar DIY menyalurkan bantuan 20 tangki air bersih kepada warga Dusun Klepu, Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (4/10/2026). |
Gunungkidul (F86) – Partai Golkar DIY menyalurkan bantuan 20 tangki air bersih kepada warga Dusun Klepu, Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (4/10/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan dalam rangka HUT Golkar ke-62.
BMKG memprediksi musim hujan 2026–2027 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang lebih lambat dari kondisi normal, yakni antara dasarian III November hingga dasarian II Desember. Hingga akhir September 2026, krisis air bersih di Gunungkidul telah berdampak terhadap 92.055 jiwa.
Ketua DPD Partai Golkar DIY H. Singgih Januratmoko bersama panitia HUT Golkar ke-62 menyerahkan bantuan di Balai Dusun Klepu.
Lurah Dusun Klepu Dwi Haryanto menyampaikan terima kasih karena bantuan tersebut dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari warga.
“Terima kasih kepada Bapak H. Singgih Januratmoko beserta rombongan yang menggelontorkan 20 tangki air bersih ke wilayah kami. Bantuan ini sangat dibutuhkan warga,” ujar Dwi.
Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar DIY Singgih Januratmoko mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Golkar untuk meringankan beban warga selama kemarau. Sebelumnya, bantuan serupa disalurkan ke Kulon Progo.
“Kami menyadari bantuan ini belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan jangka panjang, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi warga,” kata Singgih.
Selain air bersih, Golkar DIY memberikan sembako kepada warga. Air dari tangki berkapasitas 5.000 liter kemudian diserahkan secara simbolis untuk ditampung di bak Penampungan Air Hujan (PAH).
Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul H. Gunawan mendukung penambahan anggaran penyaluran air bersih melalui BPBD agar bantuan diberikan secara merata dan tepat sasaran.
“Kemarau tahun ini lebih panjang. Bantuan harus terus diberikan kepada warga yang membutuhkan, tetapi tidak boleh tumpang tindih,” tegas Gunawan.
Menurutnya, penyaluran air hanya solusi jangka pendek. Untuk jangka panjang, Pemkab perlu menggali potensi sumber air, termasuk air bawah tanah, agar kebutuhan masyarakat terpenuhi sepanjang tahun.
Anggota DPRD Gunungkidul Ery Agustim Sudiyati turut mengapresiasi bantuan tersebut dan menyebut Pemkab telah menyiapkan anggaran, meski dukungan donasi dari berbagai pihak masih diperlukan.
“Pemkab sudah menyiapkan pengalokasian anggaran, tetapi donasi dari masyarakat dan semua pihak tetap dibutuhkan,” jelas Ery.
Ery menambahkan, pemerintah menyiapkan program pengadaan sumber air bersih di sekitar wilayah tersebut, termasuk pengangkatan sumber air di area pantai untuk dialirkan kepada masyarakat.
Ia mengajak masyarakat dan berbagai pihak menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak melalui koordinasi dengan BPBD Kabupaten Gunungkidul.(Awiek R).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media