Label


Breaking News

TGI Goes to School di SMA Negeri 1 Seberida, Hendro Lisa Tekankan Pentingnya Bijak Bermedia Sosial

 

Foto Bersama Usai Program TGI Goes to School di SMA Negeri 1 Seberida

INDRAGIRI HULU (F86) — Program TGI Goes to School hadir di SMA Negeri 1 Seberida dengan membawa pesan edukatif bagi generasi muda tentang kesadaran energi, etika bermedia sosial, ketaatan terhadap hukum, serta kesiapan menghadapi masa depan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Hari Selasa 29 September 2026 Pukul 08.00 Wib di SMA Negeri 1 Siberida Kabupaten Indragiri Hulu (inhu) mengusung tema “𝐌𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐆𝐞𝐧𝐞𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐌𝐮𝐝𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐒𝐚𝐝𝐚𝐫 𝐄𝐧𝐞𝐫𝐠𝐢, 𝐁𝐢𝐣𝐚𝐤 𝐁𝐞𝐫𝐦𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐒𝐨𝐬𝐢𝐚𝐥, 𝐓𝐚𝐚𝐭 𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦, 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐢𝐚𝐩 𝐌𝐞𝐧𝐠𝐠𝐚𝐩𝐚𝐢 𝐌𝐚𝐬𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐚𝐧" tersebut menghadirkan Dosen STAI Indragiri Hilir, Hendro Lisa, S.E., M.M., sebagai pemateri.

Dalam paparannya, Hendro Lisa menyoroti perkembangan media sosial yang semakin melekat dalam kehidupan generasi muda. Menurutnya, media sosial bukan hanya ruang untuk berbagi informasi dan berkomunikasi, tetapi juga ruang publik yang menuntut penggunanya memiliki tanggung jawab.

Hendro Lisa mengingatkan para pelajar agar tidak menjadikan media sosial sebagai ruang untuk melakukan apa saja tanpa mempertimbangkan dampaknya.

“Bijak bermedia sosial berarti kita harus berpikir sebelum mengunggah, sebelum berkomentar, dan sebelum membagikan sebuah informasi. Jangan sampai jari kita lebih cepat daripada pikiran kita,” ujar Hendro Lisa.

Ia menjelaskan, setiap unggahan, komentar maupun informasi yang disebarkan di media sosial dapat meninggalkan jejak digital. Karena itu, pelajar perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi sekaligus memahami batas antara kebebasan berekspresi dan tindakan yang dapat merugikan orang lain.

“Jangan mudah percaya terhadap informasi yang beredar. Periksa sumbernya, pahami konteksnya, dan jangan ikut menyebarkan sesuatu yang belum tentu benar. Sekali informasi tersebar, jejak digitalnya bisa panjang,” katanya.

Menurut Hendro, kecerdasan generasi muda di era digital tidak hanya diukur dari kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan diri ketika menggunakan teknologi.

Ia juga mengingatkan agar media sosial tidak digunakan untuk melakukan penghinaan, perundungan, penyebaran fitnah, provokasi maupun penyebaran informasi palsu.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang produktif. Bangun karya, sebarkan informasi positif, jaga etika, dan hormati orang lain. Jangan sampai media sosial yang seharusnya menjadi sarana komunikasi justru menjadi tempat kita merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutur Hendro.

Hendro menilai, generasi muda memiliki peluang besar untuk memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya dan membangun masa depan. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan karakter dan tanggung jawab.

Kecerdasan justru terlihat dari kemampuan seseorang menentukan apa yang layak dibagikan, apa yang sebaiknya disimpan, serta bagaimana menghormati hak dan martabat orang lain.

Melalui kegiatan TGI Goes to School, para pelajar SMA Negeri 1 Seberida diharapkan tidak hanya memahami pentingnya energi dan hukum, tetapi juga mampu menjadi generasi yang bertanggung jawab di ruang digital. Sebab, di era ketika satu unggahan dapat menjangkau ribuan orang dalam hitungan detik, satu jari yang bijak dapat menyebarkan manfaat, sementara satu jari yang ceroboh dapat meninggalkan persoalan panjang.

Bijak bermedia sosial bukan berarti takut bersuara, tetapi tahu kapan harus berbicara, bagaimana menyampaikannya, dan bertanggung jawab atas setiap kata. (𝐓𝐡𝐨𝐧𝐤).





Type and hit Enter to search

Close