![]() |
| Suasana kebersamaan dan guyup rukun terasa dalam kegiatan mancing bareng yang digelar Pemerintah Desa Pesu, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten. |
KLATEN (F86) – Suasana kebersamaan dan guyup rukun terasa dalam kegiatan mancing bareng yang digelar Pemerintah Desa Pesu, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten. Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin tahunan sekaligus sarana mempererat hubungan antara warga dan Pemerintah Desa Pesu. Minggu (6/9/2026).
Kepala Desa Pesu, Budi Hartono, menjelaskan kegiatan mancing bersama tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun, biasanya pada awal September.
“Pada sore hari ini kita bisa berkumpul dalam kegiatan yang rutin kita adakan setiap tahun sekali. Biasanya kita laksanakan di awal bulan September,” jelas Budi Hartono.
Menurutnya, pemilihan waktu pelaksanaan kegiatan juga memiliki alasan tersendiri. Bulan Agustus menjadi momentum untuk menghormati saudara-saudara umat Nasrani yang menjalankan ibadah pagi di gereja.
“Kenapa di waktu ini? Karena bulan Agustus kita hormati saudara kita yang Nasrani bisa ibadah pagi di gereja, nah sorenya kita bersama-sama mancing di sini,” ungkapnya.
Budi Hartono mengatakan, kegiatan mancing bersama tersebut memiliki dua tujuan utama. Pertama, menjadi sarana bagi warga untuk saling mengenal dan mempererat kerukunan.
“Dengan kegiatan seperti ini kita bisa saling kenal, saling guyub. Desa kita kan beragam agama, jadi kita rangkul semuanya biar jadi satu,” jelasnya.
Keberagaman yang ada di Desa Pesu, menurut Budi, menjadi bagian yang harus dirangkul bersama. Melalui kegiatan kebersamaan seperti mancing bareng, warga dari berbagai latar belakang dapat berkumpul dalam suasana yang santai dan penuh keakraban.
Tujuan kedua adalah membangun kekompakan antara masyarakat dengan Pemerintah Desa. Menurut Budi, kemajuan desa tidak dapat diwujudkan tanpa adanya kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Tanpa adanya kerjasama antara warga dengan Pemerintah Desa, desa kita tidak akan maju,” tegas Budi Hartono.
Ia menambahkan, kegiatan seperti mancing bersama juga dapat menjadi ruang bagi warga untuk bertukar pikiran, menyampaikan ide, serta membangun komunikasi dengan Pemerintah Desa.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa bertukar pikiran, menyampaikan ide, dan akhirnya bisa bersama-sama membangun desa,” lanjutnya.
Budi menyebut kegiatan mancing bareng tersebut telah menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Desa Pesu.
Ia berharap kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan sehingga warga semakin kompak dan memiliki semangat yang sama dalam membangun desa.
“Ini sudah menjadi kegiatan rutin tahunan kita. Harapan saya ke depan, warga kita semakin kompak, semakin satu, sehingga bisa bersama-sama membangun desa yang lebih baik dan lebih maju,” harapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Pesu juga menyediakan ikan lele yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Budi Hartono menyampaikan, sebanyak 3 kwintal ikan lele disebarkan untuk warga Desa Pesu dalam kegiatan mancing bersama tersebut.
“Dengan kegiatan mancing bareng kami menyebarkan 3 kwintal ikan lele untuk warga masyarakat Desa Pesu secara gratis,” kata Budi Hartono.
Kegiatan mancing bareng tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga semakin memperkuat rasa kebersamaan, kerukunan dan kekompakan warga bersama Pemerintah Desa Pesu dalam membangun desa.(Siswanto).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media