Label


Breaking News

Lima Tahun Pimpin Dishub Klaten, Supriyono Kenang Perjuangan Wujudkan Palang Pintu Kereta Api

 


KLATEN (F86) – Lima tahun mengemban amanah sebagai pimpinan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten, Supriyono, S.Sos., memiliki sejumlah pengalaman dan tantangan yang berkesan. Salah satu yang paling membekas adalah perjuangan merealisasikan pembangunan palang pintu perlintasan kereta api demi meningkatkan keselamatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Supriyono dalam acara pisah sambut pimpinan Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten yang digelar di Pendopo Mbah Lurah Pokak, Ceper, Klaten, Selasa (1/9/2026).

Menurut Supriyono, pembangunan palang pintu kereta api bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi berkaitan langsung dengan keselamatan warga yang setiap hari menggunakan akses perlintasan tersebut.

Selama lima tahun menjabat, salah satu yang paling berkesan bagi saya adalah upaya merealisasikan pembangunan palang pintu kereta api. Alhamdulillah, di akhir masa jabatan ini perjuangan panjang tersebut akhirnya bisa terealisasi,” ujar Supriyono.

Ia berharap keberadaan palang pintu tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat ketika melintasi perlintasan kereta api.

Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang keselamatan warga. Semoga dengan adanya palang pintu ini bisa mengurangi risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas,” katanya.

Selama menjalankan tugas di Dinas Perhubungan, Supriyono mengaku menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Berbagai aduan masyarakat disampaikan kepada Dishub, mulai dari kondisi jalan yang minim penerangan hingga permintaan pemasangan lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan yang dinilai rawan kecelakaan.

Banyak aduan masyarakat terkait jalan yang sangat gelap dan meminta diberi lampu karena sering terjadi kecelakaan. Ada juga yang meminta di persimpangan jalan dipasang lampu merah karena sering terjadi kecelakaan dan persoalan lainnya,” ungkapnya.

Menurut Supriyono, seluruh aspirasi tersebut menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab Dinas Perhubungan. Setiap laporan dan permintaan masyarakat berusaha ditampung serta direspons sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami sebagai Dinas Perhubungan. Segala bentuk pengajuan dan permintaan masyarakat kami respons dan kami tampung karena semuanya berkaitan dengan keselamatan orang banyak,” tegasnya.

Supriyono mengatakan berbagai program yang diperjuangkan selama lima tahun tidak semuanya dapat direalisasikan dalam waktu singkat. Dibutuhkan proses, koordinasi, ikhtiar dan dukungan berbagai pihak.

Ia bersyukur salah satu aspirasi yang diperjuangkan, khususnya pembangunan palang pintu kereta api, akhirnya dapat terealisasi menjelang berakhirnya masa tugasnya sebagai pimpinan Dishub Klaten.

Alhamdulillah selama lima tahun kami memimpin, berdoa dan berikhtiar di Dinas Perhubungan. Banyak permintaan masyarakat yang kami perjuangkan hingga akhirnya bisa terealisasi, terutama palang pintu kereta api. Ini tentu menjadi salah satu hal yang sangat berkesan bagi saya,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur keselamatan seperti palang pintu perlintasan kereta api harus terus menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan masyarakat.

Usai menyelesaikan masa tugasnya di Dinas Perhubungan, Supriyono akan melanjutkan pengabdian dengan menjalankan tugas di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades).

Dalam kesempatan tersebut, ia meminta dukungan dan kerja sama dari seluruh rekan kerja serta pihak terkait dalam menjalankan amanah di tempat tugas yang baru.

Selanjutnya saya mohon dukungan dan kerja sama kepada rekan-rekan semua atas tugas kami yang baru di kantor yang baru, yaitu Dispermades. Semoga saya dapat menjalankan amanah dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pergantian pimpinan di Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten menjadi bagian dari dinamika birokrasi sekaligus momentum untuk melanjutkan berbagai program pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran transportasi masyarakat.(Siswanto).





Type and hit Enter to search

Close