![]() |
| Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Yogyakarta menggelar Senam Massal dalam rangka Gebyar Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026, Sabtu (19/9/2026). |
Yogyakarta (F86) – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Yogyakarta menggelar Senam Massal dalam rangka Gebyar Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dan dilanjutkan dengan Mars KORMI.
Hari Olahraga Nasional atau Haornas yang diperingati setiap 9 September merupakan agenda nasional yang memiliki nilai historis dan strategis. Peringatan tersebut bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum reflektif bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali mengingat bahwa olahraga merupakan fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, bugar dan berprestasi.
Bersamaan dengan itu, tanggal 9 September juga menjadi tonggak lahirnya KORMI. Organisasi tersebut didirikan pada 9 September 2000 di Jakarta dengan nama awal Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (FOMI).
Seiring dinamika peraturan perundang-undangan, organisasi tersebut beberapa kali mengalami penyesuaian nama dan terakhir disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan menjadi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Secara legal formal, KORMI tercatat sebagai perkumpulan berbadan hukum sejak 12 November 2000.
Dengan demikian, peringatan Haornas dan HUT KORMI menjadi satu tarikan napas dalam membangun budaya gerak sebagai gaya hidup. Agenda tersebut diawali laporan Ketua Pelaksana sekaligus Ketua KORMI Kota Yogyakarta, Dra. Rr. Septi Sri Rejeki.
Dalam sambutannya, Septi Sri Rejeki menyampaikan terima kasih atas kehadiran peserta yang dinilai menguatkan komitmen dalam menggerakkan masyarakat agar aktif berolahraga sesuai slogan olahraga, “Masyarakat Sehat Bugar Gembira dan Luar Biasa.”
“KORMI memiliki peran penting untuk masyarakat olahraga dan mengolahragakan masyarakat, khususnya melalui senam rekreasi yang inklusif,” ungkapnya.
Jenis senam massal yang digelar meliputi Senam Identitas Kota Yogyakarta, Senam Jantung Sehat, serta senam kreasi dan kebugaran. Kegiatan tersebut didukung Pemerintah Kota Yogyakarta melalui APBD Kota Yogyakarta dan melibatkan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Kota Yogyakarta kepada KORMI Kota Yogyakarta.
Peserta yang hadir diperkirakan sebanyak 650 orang. Mereka terdiri dari perwakilan masing-masing KORMI Kemantren sebanyak 10 orang plus 14 orang, perwakilan inorga yang berada di bawah KORMI Kota Yogyakarta masing-masing 10 orang dari 15 inorga, pengurus KORMI Kota Yogyakarta, serta warga masyarakat yang antusias mengikuti Gebyar Senam.
Septi mengatakan, senam Kota Yogyakarta, Senam Jantung Sehat dan senam kreasi akan dipandu instruktur dari KORMI Kota Yogyakarta. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Yogyakarta yang memberikan doorprize sepeda gunung sebagai hadiah utama.
Selain itu, KORMI Kota Yogyakarta menyediakan sejumlah hadiah, di antaranya kulkas dua pintu, kulkas satu pintu, mesin cuci, setrika listrik, magic com dan beberapa hadiah utama lainnya.
“Mungkin bagi yang beruntung hari ini akan mendapatkan doorprize yang luar biasa itu. Mungkin itu saja Bapak Ibu semua. Mohon maaf lahir dan batin kalau dalam penyelenggaraan acara ini terdapat kekurangan di sana sini dan terima kasih atas kehadiran Bapak Ibu. Luar biasa, terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” pungkasnya.
Hadir pula Ketua KORMI Daerah Istimewa Yogyakarta, Drs. R. Kadarmanto Baskoro Aji MM, yang memberikan semangat kepada peserta Gebyar Senam Haornas KORMI Kota Yogyakarta.
Baskoro Aji menyampaikan apresiasinya terhadap langkah nyata KORMI Kota Yogyakarta dalam menggerakkan masyarakat untuk berolahraga.
“Terima kasih atas upaya nyata KORMI Kota Yogyakarta dalam membugarkan masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat menjadi pemicu dengan daerah lain untuk melakukan kegiatan yang sama,” ungkap Baskoro Aji.
Serangkaian sambutan kemudian ditutup dengan sambutan tertulis Wakil Wali Kota Yogyakarta yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori, SE., M.Si.
“Dalam memperingati Hari Olahraga Nasional Tahun 2026, olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya. Investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh, membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, memiliki daya juang sekaligus berinvestasi pada kesehatan masyarakat agar semakin bugar, produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” pungkasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Senam Massal Gebyar Haornas 2026. Peserta melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan masing-masing.
“Karena dari Yogyakarta dan Indonesia yang bugar tidak dibangun oleh pemerintah saja, akan tetapi butuh fisik dan mental rohani yang bugar dibangun oleh seluruh warga masyarakat. Mari kita jadikan HAORNAS 2026 sebagai momentum perubahan Kota Yogyakarta dan Indonesia menuju masyarakat aktif dan bugar,"ujarnya.(Awiek.R).

Social Footer
Kontributor
Label
Social Media