Label


Breaking News

Dinas P3AKB Klaten Salurkan Bantuan Sosial Tidak Terencana kepada 56 KPM

 

Dinas P3AKB Kabupaten Klaten, melaksanakan penyaluran Bantuan Sosial Tidak Terencana kepada warga yang mengalami kesulitan hidup secara mendadak, Senin (14/9/2026).


Klaten (F86) – Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Klaten, Puspo Enggar Hastuti, SE, melaksanakan penyaluran Bantuan Sosial Tidak Terencana kepada warga yang mengalami kesulitan hidup secara mendadak, Senin (14/9/2026).

Puspo Enggar menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada warga masyarakat yang secara mendadak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Kondisi tersebut antara lain dialami warga yang sebelumnya bekerja, namun kini tidak dapat beraktivitas karena harus menjalani cuci darah, menderita sakit kanker, atau terkena musibah.

“Bantuan ini kita berikan kepada warga masyarakat yang secara mendadak mengalami kesulitan hidup. Contohnya, yang biasanya bekerja tapi sekarang tidak bisa karena cuci darah, sakit kanker, atau terkena musibah. Sehingga tidak bisa beraktivitas dan memenuhi kebutuhan dasar keluarga,” kata Puspo.

Bantuan yang disalurkan tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai. Proses penyalurannya diawali dengan adanya surat yang masuk ke Dinas P3AKB, kemudian dilakukan verifikasi langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil keluarga yang mengajukan bantuan.

Menurut Puspo, setelah dilakukan verifikasi, apabila ternyata masih terdapat keluarga inti seperti anak yang mampu membantu, pihaknya akan memberikan edukasi agar kebutuhan warga tersebut terlebih dahulu dibantu oleh keluarganya. Dengan demikian, tidak semua usulan bantuan langsung diterima karena harus dipastikan benar-benar tepat sasaran.

“Jadi tidak semua usulan langsung kita terima, tapi kita pastikan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Untuk penyaluran kali ini, terdapat sekitar 56 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sebagian bantuan juga telah disalurkan sebelumnya pada saat kegiatan sambung rasa.

Selanjutnya, Dinas P3AKB akan melihat hasil verifikasi dan data desil penerima. Apabila tingkat kesejahteraannya rendah dan belum mendapatkan bantuan lain, warga tersebut akan diarahkan dan dikonsultasikan agar dapat masuk dalam program bantuan yang lebih berkelanjutan.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan dan memenuhi kebutuhan dasar warga kita yang sedang mengalami kesulitan. Dan semoga yang sakit segera diberikan kesembuhan,” harap Puspo.

Salah satu penerima bantuan, Tri Suci Hariyati dari Sorowaden, Kecamatan Ngawen, mengaku senang mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp1.000.000. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena dapat membantu mengurangi beban kebutuhan keluarganya.

“Bantuan sebesar Rp1.000.000 ini sangat berarti sekali karena bisa membantu mengurangi beban kami,” pungkasnya.(Siswanto).





Type and hit Enter to search

Close