Label


Breaking News

Bersih Dusun dan Merti Kali Dengkeng, Warga Dukuh Wiro Gelar Tradisi Syukuran

Warga Dukuh Wiro, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, menggelar kegiatan Bersih Dusun dan Merti Kali Dengkeng, Sabtu (19/9/2026). 

Klaten (F86) – Warga Dukuh Wiro, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, menggelar kegiatan Bersih Dusun dan Merti Kali Dengkeng, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan tradisi rutin tahunan yang dilaksanakan setiap Sabtu Wage setelah panen kedua.

Purwomo (Kimpol) menjelaskan, kegiatan Bersih Dusun dan Merti Kali tersebut menjadi wujud syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang dilimpahkan kepada warga, baik sebagai petani, pedagang, peternak maupun pegawai.

“Tujuan kegiatan adalah sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang dilimpahkan kepada warga, baik sebagai petani, pedagang, peternak maupun pegawai,” jelas Purwomo.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan membawa keberkahan rezeki bagi warga Dukuh Wiro khususnya dan Desa Wiro pada umumnya. Selain itu, warga berharap dijauhkan dari penyakit, halangan dan rintangan, serta mendapat kebahagiaan lahir batin dunia akhirat.

Kegiatan diikuti satu dukuh yang terdiri dari tiga RW dan delapan RT. Dalam kegiatan tersebut terdapat delapan gunungan dan 13 jodang yang berisi hasil bumi. Masing-masing RW mengeluarkan satu hingga tiga gunungan, ditambah gunungan dari panitia.

“Ada juga tukon pasar sebagai pelengkap,” kata Purwomo.

Ubo rampe utama dalam prosesi serah terima syarat srono adalah wedus kendit warna putih sebagai simbol pengorbanan dan ingkung atau wedus kendet putih sebagai simbol kesucian dan rasa syukur kepada Ingkang Linangkung, Allah SWT.

Delapan gunungan tersebut kemudian diarak keliling kampung menuju masjid. Gunungan merupakan hasil panen petani Dukuh Wiro, Bayat, Kabupaten Klaten. Sesampainya di masjid, gunungan didoakan kemudian diperebutkan oleh warga dan pengunjung yang hadir.

“Dalam kegiatan ini setelah doa bersama dilanjutkan dengan makan bersama atau kembul bujono dengan semua pengunjung yang hadir,” terang Purwomo.

Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan wayang kulit semalam suntuk. (Siswanto).





Type and hit Enter to search

Close