Label


Breaking News

Muhammad Affan Tekankan 3 Pesan di Musren XI Golkar: Solid, Turun ke Bawah dan Kerja Nyata

Ketua DPD Partai Golkar Kota Jogja Muhammad Affan saat memberikan sambutan di musyawarah Kemantren dan Kelurahan (Musrem) XI DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta, Minggu (9/8/2026).

YOGYAKARTA (F86) – DPD Partai Golkar Kota Jogja menggelar Musyawarah Kemantren dan Kelurahan (Musren) XI periode 2026–2031, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta, Jalan Kompol Bambang Suprapto No. 1, tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus pergantian kepengurusan di tingkat kemantren dan kelurahan.

Ketua Steering Committee (SC) Musren XI, Dimas Nur Patria, mengatakan musyawarah tidak hanya berkaitan dengan pemilihan ketua dan jajaran pengurus baru.

Menurutnya, kepengurusan periode 2026–2031 menghadapi tantangan yang berbeda sehingga diperlukan soliditas dan semangat kebersamaan.

“Musyawarah ini bukan hanya sekadar memilih ketua dan jajarannya, tetapi untuk menghadapi tantangan lima tahun ke depan yang berbeda. Tetapi kami yakin, dengan semangat gotong royong, guyub rukun, solid dan kompak, kita pasti bisa,” ujar Dimas.

Dimas juga mengingatkan pengurus baru agar tidak melupakan kader lama yang telah membangun Partai Golkar dari bawah.

Ia meminta kader muda diberikan ruang untuk berkembang, sementara kader senior tetap dihormati karena memiliki pengalaman dalam perjalanan organisasi.

“Rangkul yang muda, hormati yang senior, karena kuatnya Golkar ya karena kita kompak dan solid,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Jogja Muhammad Affan saat membuka Musren XI menegaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial.

Menurut Affan, kepengurusan baru memiliki amanah dan tanggung jawab untuk menjaga keberadaan Partai Golkar agar semakin dekat dengan masyarakat.

Ia menitipkan tiga pesan utama kepada pengurus baru, yakni menjaga soliditas dan kekompakan, turun ke tengah masyarakat, serta mengutamakan kerja nyata.

“Kekuatan Golkar ada pada kebersamaan kita. Satu barisan, satu komando,” kata Affan.

Ia juga menekankan pentingnya mendengarkan suara masyarakat di tingkat bawah. Menurutnya, kepercayaan masyarakat tidak cukup dibangun melalui wacana, tetapi harus diwujudkan melalui kehadiran dan kerja nyata.

Affan mengajak kader menjaga citra Partai Golkar di Kota Jogja sebagai partai yang santun, cerdas dan merakyat.

“Kurangi wacana, perbanyak aksi. Menangkan hati rakyat dengan karya, bukan hanya kata,” tegasnya.


Arahan serupa disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Jogja, Drs. Hartono yang menilai pengurus baru, khususnya generasi muda, memiliki tantangan sekaligus peluang besar untuk memperkuat organisasi.

Menurutnya, perubahan zaman membuat pola komunikasi politik ikut berubah. Karena itu, kader harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan media sosial.

Ia juga mengingatkan seluruh kader di tingkat bawah agar menjaga sikap ketika berada di tengah masyarakat.

“Setiap diri individu kita ini, setiap datang ke mana pun membawa manfaat bagi yang disinggahi,” pesannya.

Hartono meminta kader menghindari sikap arogan atau merasa lebih berkuasa dibandingkan masyarakat maupun kelompok lainnya.

Menurutnya, perilaku kader di tingkat bawah akan ikut menentukan citra Partai Golkar secara keseluruhan.

Musren XI periode 2026–2031 tersebut menjadi momentum bagi Partai Golkar Kota Jogja untuk memperkuat organisasi melalui regenerasi, soliditas kader dan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan antara kader senior dan generasi muda, Golkar Kota Jogja berharap kepengurusan baru mampu menghadapi tantangan politik dan sosial lima tahun mendatang dengan lebih adaptif serta tetap mengedepankan politik yang santun dan merakyat.(Red).






Type and hit Enter to search

Close