Tembilahan (F86)— Upaya membangun kualitas sumber daya manusia tidak selalu dimulai dari ruang-ruang besar pemerintahan. Di Kabupaten Indragiri Hilir, langkah itu justru diteguhkan dari rumah, melalui gerakan literasi keluarga yang digagas Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pustaka Kirana.
TBM Pustaka Kirana sukses menggelar Puncak Acara Semarak Rumah Literasi “Satu Rumah Seribu Cerita” dengan tema “Pengembangan Budaya Baca dan Tulis di Masyarakat”, yang menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan literasi keluarga yang telah berlangsung selama beberapa waktu terakhir. Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan dan Kesastraan yang diapresiasi dan difasilitasi oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sebagai bentuk komitmen negara dalam memperkuat budaya literasi hingga ke tingkat keluarga.
Agenda utama berupa Sosialisasi Literasi Keluarga: Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Literasi Keluarga dan Praktik Membaca Nyaring, menghadirkan narasumber Mizawati dari TBM Alur Literasi – Read Aloud, yang memberikan pemahaman sekaligus praktik langsung mengenai pentingnya membaca bersama anak sebagai fondasi pembentukan karakter dan kecerdasan generasi masa depan.
Acara yang berlangsung di TBM Pustaka Kirana, Jalan Amuntai Gang Kandangan 1 No. 1, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, dibuka secara virtual melalui Google Meet oleh Bunda Literasi Kabupaten Indragiri Hilir, Ibu Katerina Susanti.
Dalam sambutannya, Katerina Susanti menegaskan bahwa gerakan literasi keluarga merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
“Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan membangun cara berpikir, karakter, dan masa depan anak-anak kita. Ketika budaya membaca hidup di setiap rumah, maka kita sedang menyiapkan generasi Indragiri Hilir yang lebih unggul, berdaya saing, dan berkarakter,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Indragiri Hilir yang diwakili oleh Sekretaris Dinas DPAD, Syafruddin Khalid, Camat Tembilahan, Ari Surya, S.E., M.Si., Eui Ajriawati dari TP PKK, perwakilan Lurah Sungai Beringin, warga RT 05 Kelurahan Sungai Beringin, serta para pegiat literasi dari berbagai komunitas.
Mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Sekretaris Dinas DPAD Syafruddin Khalid menyampaikan bahwa pemerintah daerah memandang gerakan literasi keluarga sebagai fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memberikan apresiasi kepada TBM Pustaka Kirana dan seluruh pegiat literasi yang telah menghadirkan ruang belajar yang hidup di tengah masyarakat. Literasi keluarga adalah pondasi utama pembangunan manusia, karena kebiasaan membaca yang tumbuh dari rumah akan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat harus terus diperkuat agar budaya baca dan tulis menjadi gerakan yang berkelanjutan di Indragiri Hilir,” ujarnya.
Berakhirnya kegiatan ini sekaligus menandai tuntasnya seluruh rangkaian Semarak Rumah Literasi “Satu Rumah Seribu Cerita”, sebuah gerakan yang mengajak masyarakat menjadikan rumah sebagai ruang pertama tumbuhnya budaya baca, dialog, dan pembelajaran.
TBM Pustaka Kirana menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra, pemerintah, komunitas, relawan, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.
Dengan semangat “Komunitas Literasi Bergerak, Berdampak, dan Berkelanjutan”, TBM Pustaka Kirana menegaskan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil—dari satu rumah, satu keluarga, dan satu cerita yang dibacakan setiap hari. (Thonk).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media