Yogyakarta (F86) - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terlihat dari wajah ceria sekitar 75 peserta Sasana Senam Bursa Agro Jogja (BAJ) yang mayoritas merupakan emak-emak lanjut usia (lansia).
Kegiatan yang digelar Selasa pagi (11/8/2026) tersebut berlangsung di halaman rumah Hj. Ning Hazaji, Kampung Gedong Kiwo, Jalan Bantul, Yogyakarta, mulai pukul 06.30 hingga 08.00 WIB.
Meski mayoritas peserta sudah lanjut usia, suasana kegiatan justru berlangsung penuh semangat, tawa, dan keakraban. Para peserta mengikuti rangkaian senam serta permainan outbound sederhana yang dirancang untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia. Setelah itu, peserta mengikuti sejumlah senam, di antaranya Senam Jogja Istimewa, Senam Stecu-Stecu, Goyang Pica-Pica, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan melalui senam refleksi.
Tidak hanya senam, peserta juga diajak mengikuti permainan outbound berupa aba-aba barisan. Permainan sederhana tersebut justru menghadirkan berbagai kelucuan dan gelak tawa di antara para peserta.
Hj. Ning Hazaji mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata digelar untuk mengejar hadiah. Menurutnya, yang lebih penting adalah menghadirkan ruang kebersamaan bagi para lansia untuk tetap aktif, sehat, dan menikmati suasana peringatan kemerdekaan.
"Para peserta tidak sekadar mengejar hadiah, tetapi menikmati momen kebersamaan dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Ning Hazaji.
Didampingi instruktur senam Yani dan Darmi, Ning Hazaji menjelaskan bahwa berbagai olahraga rekreasi dan permainan sengaja dipilih agar kegiatan berlangsung menyenangkan sekaligus mampu membangun kekompakan.
Menurutnya, permainan yang dilakukan bukan ajang rivalitas untuk mencari siapa yang paling unggul, melainkan menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat gotong royong.
"Permainan ini kami buat dengan pertimbangan tetap menyenangkan dan mempererat silaturahmi, bukan menjadi ajang rivalitas yang bisa memecah belah. Melalui permainan sederhana, kegotongroyongan kembali terasa karena semua peserta bisa saling membaur tanpa sekat," jelasnya.
Ia menilai kegiatan semacam itu penting bagi para lansia karena selain memberikan hiburan, aktivitas fisik juga dapat membantu menjaga kebugaran tubuh.
Gerakan dalam senam maupun permainan outbound dilakukan secara sederhana dan disesuaikan dengan kemampuan peserta. Aktivitas tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kelenturan dan kemampuan motorik para lansia sehingga tubuh tetap aktif dan tidak mudah kaku.
"Kegiatan ini memberikan motivasi, semangat hidup, sekaligus membantu menjaga kesehatan mental dan kebugaran para lansia melalui senam dan outbound," ungkap Ning Hazaji.
Keceriaan semakin terasa ketika peserta mengikuti berbagai permainan. Dari sekitar 75 peserta, akhirnya tersisa tiga orang yang berhasil mendapatkan hadiah outbound.
Namun, hadiah bukan menjadi tujuan utama. Sebagian besar peserta tetap menikmati setiap permainan dengan penuh suka cita.
Semangat tersebut menjadi gambaran sederhana bagaimana warga Kampung Gedong Kiwo, Jalan Bantul, Yogyakarta, memaknai kemerdekaan. Bagi mereka, merayakan HUT RI bukan hanya dengan upacara dan perlombaan, tetapi juga dengan menjaga kesehatan, mempererat persaudaraan, serta merawat semangat gotong royong.
Melalui kegiatan Sasana Senam BAJ, para lansia menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap aktif, bergembira, dan ikut menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.(Awiek R).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media