Label


Breaking News

BUMDes Jetis Maju Mandiri Kembangkan Ketahanan Pangan, Dana Desa Rp168 Juta Diolah Menjadi Beras Bernilai Ekonomi

Pengurus BUMDes Jetis Maju Mandiri, Wahyu

KLATEN (F86) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jetis Maju Mandiri, Desa Jetis, Kabupaten Klaten, terus mengembangkan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan dana desa sebesar Rp168 juta. Program tersebut difokuskan pada pengolahan hasil pertanian dari hulu hingga hilir guna meningkatkan nilai tambah produk sekaligus mendorong kesejahteraan petani dan pendapatan asli desa (PADes).

Pengurus BUMDes Jetis Maju Mandiri, Wahyu, saat ditemui di Kantor Desa Jetis, Selasa (4/8/2026), menjelaskan bahwa dana ketahanan pangan tersebut digunakan sebagai modal pembelian gabah basah dari petani. Gabah kemudian dijemur hingga menjadi gabah kering sebelum diproses menjadi beras.

"Dalam satu pekan terakhir kami telah mengolah sekitar 1.560 kilogram gabah kering dan menghasilkan kurang lebih 770 kilogram beras. Beras tersebut sudah mulai dipasarkan melalui warung kelontong, minimarket, serta dijual langsung kepada masyarakat Desa Jetis," jelas Wahyu.

Meski demikian, pengembangan usaha masih menghadapi sejumlah kendala. Hingga saat ini BUMDes belum memiliki mesin penggilingan padi sendiri sehingga proses penggilingan masih dilakukan di tempat lain yang berdampak pada meningkatnya biaya produksi.

Saat ini peralatan yang dimiliki baru berupa timbangan dan alat jahit untuk pengemasan beras.

Untuk meningkatkan efisiensi usaha, BUMDes berencana mengajukan pengadaan Rice Milling Unit (RMU) serta oven pengering gabah. Keberadaan oven dinilai sangat penting, terutama saat musim penghujan ketika proses penjemuran gabah tidak dapat dilakukan secara optimal.

Menurut Wahyu, kepemilikan peralatan tersebut akan meningkatkan daya saing BUMDes sekaligus memperkuat peran desa dalam menjaga ketahanan pangan.

"Kami berharap ke depan memiliki mesin penggilingan dan oven sendiri agar biaya produksi lebih efisien. Dengan begitu kami bisa lebih banyak menyerap gabah petani saat harga sedang baik, mengolahnya menjadi beras, kemudian memasarkannya secara langsung. Harapan kami, program ini mampu meningkatkan PADes sekaligus membuka peluang usaha dan pemberdayaan masyarakat Desa Jetis," ujarnya.

BUMDes Jetis Maju Mandiri optimistis, dengan dukungan dana desa serta penguatan sarana produksi, program ketahanan pangan dapat berkembang secara mandiri, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi petani maupun perekonomian desa.





Type and hit Enter to search

Close