Yogyakarta (F86) – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Yogyakarta secara resmi melepas kontingen yang akan berlaga pada Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) II Daerah Istimewa Yogyakarta 2026. Pelepasan berlangsung di Graha Pandawa, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Kamis (2/7/2026).
Ketua KORMI Kota Yogyakarta, Dra. Rr. Septi Sri Rejeki, dalam laporannya menyampaikan bahwa FORDA II DIY akan berlangsung selama dua hari, 4–5 Juli 2026, dengan pusat kegiatan di Lippo Plaza Yogyakarta, Jalan Urip Sumoharjo, serta sejumlah lokasi pendukung di Kabupaten Bantul.
Mengusung tema "Semangat Bergerak Sehat Serempak" dengan slogan "Semangat Bergerak untuk Jogja Bugar dan Sehat", FORDA II DIY bertujuan membudayakan olahraga masyarakat, meningkatkan kesehatan dan kebugaran, mempererat tali silaturahmi antarkomunitas olahraga, sekaligus menjaring pegiat terbaik untuk mengikuti ajang yang lebih tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Septi menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Hermawan, serta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta atas dukungan terhadap pengembangan olahraga masyarakat.
Kontingen Kota Yogyakarta akan mengikuti pertandingan pada 18 Induk Organisasi Olahraga (Inorga), yaitu INASSOC, PORGASI, DKKI, PORTINA, ULD, TITINDO, STI, ATNI, IOSKI, YJI, PORPI, KSI, ILDI, ADYTI, LSPSN, ASSI, PELANGI DIY, dan cabang olahraga rekreasi lainnya yang dipertandingkan dalam FORDA II DIY.
Usai penyampaian laporan dan yel-yel KORMI, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Hermawan, memberikan motivasi kepada seluruh kontingen. Ia juga menyinggung antusiasme masyarakat terhadap Festival Layang-Layang yang digelar Inorga PELANGI DIY di Lapangan Kebon Agung, Imogiri, Bantul, yang mampu menarik ribuan pengunjung hingga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas.
Menurut Wawan, festival tersebut mempertandingkan tiga kategori layang-layang, yakni kategori 3 Dimensi, 2 Dimensi, dan Train Naga. Meski seluruh peserta telah siap sejak pagi, perlombaan baru dapat dimulai sekitar pukul 10.30 WIB setelah kondisi angin dinilai cukup mendukung.
Wawan menegaskan bahwa FORDA II DIY bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, menumbuhkan sportivitas, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
"Olahraga masyarakat memiliki esensi yang sangat mulia, yaitu menjadikan tubuh sehat dan bugar melalui aktivitas yang menyenangkan. Yang terpenting bukan sekadar menang atau kalah, melainkan semangat untuk bergerak, berpartisipasi, dan melestarikan olahraga tradisional maupun rekreasi sebagai warisan budaya bangsa," ujarnya.
Acara pelepasan ditutup dengan penyerahan pataka KORMI kepada Ketua Kontingen Kota Yogyakarta, R. Budi Santosa, sebagai simbol kesiapan kontingen mengikuti seluruh rangkaian FORDA II DIY 2026.
Melalui ajang ini, KORMI Kota Yogyakarta berharap para pegiat olahraga masyarakat mampu menunjukkan prestasi terbaik sekaligus menginspirasi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup aktif, sehat, dan bugar.(Awiek R).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media