Label


Breaking News

Kirab Budaya dan Syukuran Banyu Desa Ngrundul Meriah, Warga Arak 13 Gunungan Sejauh 3 Kilometer

 

Suasana Kirab Budaya dan Syukuran Banyu 
Pemerintah Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jumat (17/7/2026).

KLATEN (Fakta86.com) – Pemerintah Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, menggelar Kirab Budaya dan Syukuran Banyu sebagai wujud pelestarian budaya Jawa (nguri-uri kabudayan) sekaligus ungkapan rasa syukur atas melimpahnya sumber mata air yang menjadi berkah bagi masyarakat, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin desa tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta dari 12 RW di Desa Ngrundul. Kirab menempuh rute sekitar 3 kilometer, dimulai dari Kantor Desa Ngrundul menuju kawasan Umbul Brondong, salah satu destinasi wisata air andalan desa.

Kepala Desa Ngrundul, Hari Purnomo, S.Sos., mengatakan bahwa selama delapan tahun masa kepemimpinannya, tradisi Kirab Budaya dan Syukuran Banyu terus dilestarikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya menjaga warisan budaya leluhur.

"Kirab budaya ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi wujud syukur atas limpahan sumber mata air yang dimiliki Desa Ngrundul. Melalui kegiatan ini kami juga ingin mempererat persatuan dan kebersamaan seluruh warga," ujarnya.

Dalam kirab tersebut, masing-masing RW menampilkan gunungan hasil kreativitas warganya. Sebanyak 12 gunungan berasal dari setiap RW, ditambah satu gunungan dari Pemerintah Desa, sehingga total terdapat 13 gunungan yang diarak menuju Umbul Brondong.

Setiap gunungan dihiasi hasil bumi, aneka makanan, dan berbagai ornamen khas sebagai simbol kemakmuran serta semangat gotong royong masyarakat.

Menurut Hari Purnomo, keberagaman kreasi gunungan menjadi ajang untuk menampilkan kekompakan dan kreativitas setiap wilayah, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat agar terus menjaga kerukunan antarwarga.

Selain kirab budaya, Pemerintah Desa Ngrundul juga membagikan 1.500 paket sembako kepada masyarakat. Setiap kepala keluarga menerima satu paket sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap warganya.

Setibanya di Umbul Brondong, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai ungkapan syukur atas berkah sumber air yang selama ini menjadi penopang kehidupan masyarakat. Setelah prosesi doa selesai, gunungan dibagikan kepada warga yang telah menunggu di lokasi sebagai simbol berbagi rezeki dan mempererat kebersamaan.

Hari Purnomo menjelaskan bahwa keberadaan sumber mata air yang melimpah telah mendorong berkembangnya destinasi wisata air Umbul Brondong, yang kini menjadi salah satu potensi unggulan Desa Ngrundul.

"Melalui Syukuran Banyu ini kami ingin mengajak masyarakat terus bersyukur, menjaga kelestarian sumber air, dan mengembangkan potensi wisata desa agar semakin memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga," katanya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi budaya masyarakat Jawa.

Pemerintah Desa Ngrundul berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya sekaligus memperkuat nilai-nilai gotong royong, kerukunan, serta kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.

Melalui Kirab Budaya dan Syukuran Banyu, Desa Ngrundul tidak hanya menjaga tradisi leluhur, tetapi juga mempromosikan potensi wisata desa yang berbasis budaya dan kearifan lokal sebagai daya tarik Kabupaten Klaten.(Siswanto).

Type and hit Enter to search

Close