Label


Breaking News

Perpustakaan Desa Sawit Masuk 6 Besar Lomba Tingkat Kabupaten Klaten, Juri Tinjau Langsung dan Gelar Lomba Mewarnai Anak TK

Foto bersama usai kegiatan lomba mewarnai anak-anak taman kanak-kanak (TK) yang digelar di kawasan Tanggul Angkringan Desa Sawit, Selasa (9/6/2026).

KLATEN (F86) – Perpustakaan Desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, masuk dalam enam besar nominasi Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Kabupaten Klaten Tahun 2026. Tim juri dari unsur Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) serta akademisi melakukan penilaian lapangan secara langsung, Selasa (9/6/2026).

Kunjungan tim juri berlangsung bersamaan dengan kegiatan lomba mewarnai anak-anak taman kanak-kanak (TK) yang digelar di kawasan Tanggul Angkringan Desa Sawit. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini.

Kepala Desa Sawit, Maryadi, mengatakan Desa Sawit berhasil masuk enam besar setelah lolos seleksi administrasi. Menurutnya, seluruh desa yang masuk nominasi sudah dipastikan menjadi pemenang dan kini tinggal menunggu hasil penentuan peringkat.

“Alhamdulillah Desa Sawit masuk enam nominasi terbaik. Sekarang tinggal menunggu hasil penilaian untuk menentukan juara satu, dua, tiga maupun juara harapan,” ujar Maryadi.

Ia menjelaskan, salah satu keunggulan Perpustakaan Desa Sawit adalah keberadaan pojok literasi yang digagas Karang Taruna melalui Tim Kreatif Desa. Program tersebut menjadi wadah pengembangan kreativitas sekaligus meningkatkan minat baca anak-anak dan remaja.

Selain menyediakan berbagai koleksi buku, perpustakaan ini mengusung konsep unik dengan layanan selama 24 jam yang terintegrasi dengan area angkringan dan ruang berkumpul masyarakat. Konsep tersebut membuat perpustakaan lebih dekat dan menarik bagi pengunjung.

Sementara itu, Camat Gantiwarno V. Retno Setyaningsih berharap Desa Sawit dapat meraih hasil terbaik pada lomba tahun ini. Ia mengingatkan bahwa pada tahun sebelumnya Perpustakaan Desa Sawit berhasil meraih juara kedua tingkat kabupaten.

“Semoga tahun ini Desa Sawit bisa meraih juara pertama. Kehadiran perpustakaan desa sangat penting untuk meningkatkan budaya membaca dan mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap penggunaan gawai,” kata Retno.

Pemerintah Desa Sawit berkomitmen terus mengembangkan fasilitas dan koleksi perpustakaan, termasuk menambah buku-buku pertanian untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi warga sekaligus menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat desa.(Siswanto).

Type and hit Enter to search

Close