Purbalingga (F86) – Alun-Alun Purbalingga dipenuhi ribuan peserta dalam perhelatan Senam Massal Senam Sehat Indonesia (SSI) WTK 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 SSI WTK. Minggu (28/6/2026).
Sedikitnya 6.200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kegiatan yang mengusung tema "Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Sehat Jasmani dan Rohani serta Berperan Aktif Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045."
Kegiatan berlangsung semarak dengan panggung utama berukuran 15 x 12 meter setinggi 1,5 meter yang didukung sistem suara berkekuatan 15.000 watt. Antusiasme peserta begitu tinggi hingga memadati kawasan Alun-Alun Purbalingga dan meluber ke ruas jalan di sekitarnya dengan jangkauan lebih dari satu kilometer. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Ketua Panitia, Hj. Tenny Juliawaty, SE., M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sebagai momentum mempererat persaudaraan, membangun semangat hidup sehat, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Baranas Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc. menegaskan bahwa senam merupakan olahraga yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan jasmani dan rohani. "Melalui gerakan yang dilakukan secara rutin dan terstruktur, senam mampu meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, koordinasi tubuh, serta menjaga kebugaran, khususnya bagi kalangan lanjut usia,"katanya.
Ribuan peserta berasal dari berbagai Barakab, Barakot, Baraprov di Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta, peserta pendidikan instruktur, pengurus Baranas, Forkopimda, Kejaksaan Negeri Purbalingga, unsur TNI, serta berbagai tamu undangan. Sebelum senam dimulai, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng dan pelepasan puluhan balon oleh Bupati Purbalingga, Ketua Umum Baranas, dan Ketua Panitia sebagai simbol semangat persatuan dan optimisme.
Senam massal yang digelar secara kolosal bertujuan mempopulerkan olahraga SSI kepada masyarakat sekaligus menyeragamkan gerakan dan jurus sesuai standar organisasi. Mars SSI yang telah diperbarui turut diperdengarkan untuk pertama kalinya, membangkitkan semangat ribuan peserta yang mengikuti gerakan secara serempak.
Sebagai peraga utama di atas panggung tampil tokoh-tokoh senior SSI yang telah mengabdikan diri lebih dari tiga dekade, di antaranya Paulus Sukresno dari Jawa Tengah, Drs. Sukardi selaku Ketua Baraprov Jawa Timur, serta Bambang Hariadji (Kapten Purnawirawan) dari Malang. Para instruktur lainnya ditempatkan di beberapa titik strategis sehingga seluruh peserta dapat mengikuti gerakan dengan baik.
Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Ratusan pelaku UMKM memadati kawasan alun-alun dengan menawarkan berbagai kuliner khas Purbalingga, minuman, dan produk lokal yang ramai dikunjungi peserta setelah senam berakhir sekitar pukul 10.00 WIB.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama para pengurus dan peserta. Selanjutnya organisasi SSI WTK Jawa Tengah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2026. Dalam forum tersebut, Hj. Tenny Juliawaty, SE., M.Si. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Baraprov SSI WTK Jawa Tengah menggantikan Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc.
Perhelatan akbar ini menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi sarana membangun kesehatan, mempererat persaudaraan, serta menggerakkan perekonomian masyarakat melalui kolaborasi antara organisasi, pemerintah, dan pelaku UMKM.(Awiek R).



Social Footer
Kontributor
Label
Social Media