KLATEN (F86) – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DINSOSP3AKB) Kabupaten Klaten menggelar kegiatan Inventarisasi dan Optimalisasi Aset Tahun 2026 di Aula Dinas Sosial Kabupaten Klaten, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti 26 Koordinator Wilayah (Korwil) serta pengurus barang dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Klaten.
Kepala DINSOSP3AKB Kabupaten Klaten, Puspo Enggar, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendata, serta mengevaluasi seluruh aset milik Pemerintah Kabupaten Klaten yang digunakan dalam pelayanan publik dan pelayanan sosial kepada masyarakat.
Menurutnya, inventarisasi aset menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh barang milik daerah tercatat secara akurat, terawat dengan baik, serta dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Aset harus terdata dengan baik. Kita perlu mengetahui kondisi aset yang masih layak digunakan, yang memerlukan perbaikan, maupun yang sudah tidak layak pakai sehingga dapat dikelola secara tepat. Dengan data yang akurat, pelayanan kepada masyarakat akan semakin efektif dan pengelolaan kekayaan daerah menjadi lebih tertib,” ujar Puspo Enggar.
Ia menjelaskan, hasil inventarisasi tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengelolaan aset pada tahun berikutnya. Apabila ditemukan kendaraan operasional, perangkat komputer, laptop, maupun sarana pendukung lainnya yang sudah tidak layak digunakan, maka akan diusulkan untuk dilakukan penggantian sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
Selain mendukung pengelolaan aset, kegiatan ini juga berkaitan erat dengan peningkatan kualitas pelayanan sosial dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat. Administrasi aset yang tertib dan data yang valid dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran berbagai program pemerintah.
“Pendataan yang baik akan mendukung pelayanan sosial yang lebih optimal. Jika administrasi aset dan data penerima manfaat tersusun dengan rapi, maka pelaksanaan program bantuan sosial dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Puspo Enggar menegaskan bahwa tata kelola aset yang baik merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel sesuai dengan arahan pemerintah pusat dalam pengelolaan barang milik daerah.
Melalui kegiatan inventarisasi dan optimalisasi aset ini, DINSOSP3AKB Kabupaten Klaten berharap seluruh aset daerah yang digunakan dalam pelayanan sosial dapat terdata secara lengkap, terkelola dengan baik, serta mampu menunjang peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Aset terdata dengan baik, pelayanan berjalan lancar, dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara maksimal. Itu yang menjadi tujuan utama kegiatan ini,” tegas Puspo Enggar.
Kegiatan inventarisasi dan optimalisasi aset tersebut berlangsung dengan melibatkan seluruh Koordinator Wilayah dan pengurus barang se-Kabupaten Klaten sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola aset daerah yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.(Siswanto).

Social Footer
Kontributor
Label
Social Media