Tembilahan, (F86) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja melalui momentum peringatan Hari Buruh Internasional Tahun 2026 yang digelar dalam bentuk apel gabungan pada Minggu, 03 Mei 2026 di Lapangan Gajah Mada, Tembilahan.
Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muammar Gaddafi, secara langsung menghadiri kegiatan tersebut bersama unsur Forkopimda, sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pekerja.
Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah, aparat, dan elemen pekerja dalam memperkuat sinergi serta membangun kesepahaman menuju peningkatan kesejahteraan buruh di Kabupaten Indragiri Hilir.
Rangkaian kegiatan diawali dengan gotong royong bersama sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas sosial. Selanjutnya, acara inti dibuka secara resmi dan diisi dengan sambutan dari para pemangku kepentingan.
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, dalam sambutannya menekankan pentingnya stabilitas keamanan sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan perlindungan tenaga kerja.
Sementara itu, perwakilan serikat buruh melalui Sdr. Muridi Susandi menyampaikan aspirasi pekerja yang menjadi bagian penting dalam proses pembangunan daerah. Pemerintah daerah memandang aspirasi tersebut sebagai energi konstruktif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada pekerja.
Sebagai langkah konkret, kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan simbolis bibit pohon dalam rangka mendukung program
“Green Policing” Polda Riau, sekaligus penyerahan bingkisan sembako kepada perwakilan Federasi Serikat Pekerja. Hal ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap pekerja tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Muammar Gaddafi menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama.
“Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memandang buruh sebagai pilar utama dalam pembangunan daerah. Karena itu, setiap kebijakan yang diambil harus mampu memberikan perlindungan, kepastian, dan peningkatan kualitas hidup bagi para pekerja,” ujarnya.
Muammar turut mengajak seluruh elemen untuk menjadikan momentum ini sebagai penguat solidaritas dan kolaborasi.
“Melalui kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita optimis mampu mewujudkan Indragiri Hilir yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya.
Momentum ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menegaskan bahwa pemerintah hadir sebagai mitra strategis bagi para pekerja.
Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini menjadi pengingat bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila kesejahteraan pekerja menjadi prioritas utama. (THONK).

Social Footer
Kontributor
Label
Social Media