Label


Breaking News

Ngulik Ilmu Bareng UMKM, Ekraf Klaten Gandeng BRI dan Disbudporapar Gelar Pelatihan Kuliner

 

Kegiatan pelatihan kuliner bertajuk Ngulik Ilmu Bareng UMKM di Auditorium PG Gondang, Kabupaten Klaten, Jumat (22/5/2026).

Klaten (F86) – Komunitas UMKM Ekraf berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Klaten menggelar kegiatan pelatihan kuliner bertajuk Ngulik Ilmu Bareng UMKM di Auditorium PG Gondang, Kabupaten Klaten, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Solo Raya. Selain peserta dari Kabupaten Klaten, sejumlah pelaku usaha dari Kabupaten Sragen juga turut hadir dalam pelatihan tersebut.

Penyelenggara kegiatan, Sri Martini mengatakan acara ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan kemampuan pelaku UMKM, khususnya di bidang kuliner, agar mampu bersaing dan menarik minat konsumen.

“Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM dari Kabupaten Klaten dan Solo Raya. Alhamdulillah, peserta dari Sragen juga turut hadir dalam acara Ngulik Ilmu Bareng UMKM ini,” ujar Sri Martini.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Disbudporapar Kabupaten Klaten dan sejumlah sponsor, di antaranya Kobe, Bengawan Setudel, serta BRI.

Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi. Dari target awal sebanyak 200 peserta, jumlah peserta yang hadir mencapai 250 orang.

“Awalnya kami menargetkan 200 peserta, namun yang hadir hari ini mencapai 250 peserta. Ini menunjukkan semangat pelaku UMKM untuk terus belajar dan berkembang sangat tinggi,” jelasnya.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pelatihan memasak, edukasi pengembangan usaha kuliner, makan siang, makanan ringan, hingga kesempatan memperoleh hadiah doorprize dengan biaya pendaftaran sebesar Rp17.500.

Sri Martini berharap pelatihan tersebut dapat menjadi sarana pengembangan subsektor ekonomi kreatif di Kabupaten Klaten, khususnya bagi pelaku usaha kuliner agar lebih inovatif dalam menciptakan produk dan strategi pemasaran.

“Kami ingin anggota UMKM tidak hanya bisa berjualan, tetapi juga mampu menghasilkan keuntungan dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, kreativitas dalam mengolah dan menyajikan produk kuliner menjadi salah satu kunci penting agar usaha tetap diminati masyarakat.

“Harapan kami, pelaku kuliner semakin kreatif dalam membuat dan menyajikan produk sehingga mampu menarik minat pecinta kuliner dan usahanya bisa terus berjalan secara berkelanjutan,” pungkasnya.(Siswanto).

Type and hit Enter to search

Close