Label


Breaking News

Lindungi Generasi Muda, Sinergi Polri dan Tenaga Kesehatan Gencarkan Edukasi Narkoba

 

Foto bersama usai Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kantor Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Indragiri Hilir(F86) – Komitmen negara dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika kembali ditegaskan melalui langkah konkret di tingkat akar rumput. 

Kepolisian Sektor Tempuling bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Sei Salak menggelar sosialisasi bahaya narkoba di Kantor Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi representasi nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, memiliki ketahanan terhadap ancaman laten narkotika yang kian kompleks.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kapolsek Tempuling yang diwakili oleh Kanit Samapta IPDA Ahmad Akhiruddin, bersama IPDA Basar Hutahaean, Bhabinkamtibmas Desa Mumpa AIPDA Sudirman, serta tenaga medis yang diwakili oleh dr. Yulia Supriadi. Turut serta Kepala Dusun, perangkat RT/RW, dan pelajar dari tingkat SMP hingga SMK.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mumpa menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai benteng utama dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.

"Desa tidak boleh menjadi titik lemah dalam rantai pencegahan, melainkan harus tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga masa depan generasi muda,"tegasnya.

Sementara itu, dr. Yulia Supriadi dalam pemaparannya menekankan dampak serius penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik maupun mental. Ia mengingatkan bahwa narkotika tidak hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan tatanan keluarga dan sosial.

Dari sisi penegakan hukum, IPDA Ahmad Akhiruddin bersama IPDA Basar Hutahaean memberikan penegasan terkait jenis-jenis narkoba, konsekuensi hukum yang mengikat, serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendeteksi dan melaporkan potensi peredaran narkotika di lingkungannya.

Kegiatan berlangsung dinamis melalui sesi dialog interaktif. Para pelajar menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan, mencerminkan tumbuhnya kesadaran kritis terhadap bahaya narkoba di kalangan generasi muda.

Menutup acara, doa yang dipimpin oleh Asmadi menjadi simbol harapan bersama agar upaya pencegahan ini mendapat keberkahan dan keberlanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif bahwa perang melawan narkoba bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.

Sinergi antara kepolisian, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika, demi masa depan Indragiri Hilir yang lebih sehat, aman, dan berdaya saing.(THONK).

Type and hit Enter to search

Close