Label


Breaking News

Kepala MAN 1 Inhil Tegaskan Tidak Ada Larangan Ujian karena SPP, Evaluasi Wali Kelas Dilakukan

 


INHIL (F86) – Polemik terkait dugaan tekanan terhadap siswa mengenai tunggakan SPP di MAN 1 Tembilahan  menjadi perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Kepala MAN 1 Indragiri Hilir, Ibrahim. Spd, memberikan klarifikasi langsung kepada awak media.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah melarang ataupun menghambat siswa untuk mengikuti ujian hanya karena persoalan administrasi maupun tunggakan komite sekolah.

“Selama ini setahu saya, pihak sekolah berkomitmen penuh bahwa tidak ada satu pun siswa yang dilarang ataupun dihambat mengikuti ujian. Hak belajar dan hak ujian siswa tetap menjadi prioritas utama,” ujar Ibrahim, Senin (25/5/2026).

Terkait surat pernyataan yang sebelumnya beredar dan menjadi sorotan masyarakat, pihak sekolah menjelaskan bahwa surat tersebut merupakan bentuk komunikasi administratif antara wali kelas dengan orang tua siswa untuk memperoleh kepastian penyelesaian administrasi.

Menurut Ibrahim, surat itu bukan bertujuan memberikan tekanan kepada siswa maupun wali murid, melainkan sebagai upaya komunikasi agar persoalan administrasi dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.

Dalam keterangannya, Kepala MAN 1 Inhil juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menginstruksikan adanya pengumuman nama siswa yang menunggak pembayaran melalui grup WhatsApp. Ia menyebut langkah tersebut merupakan inisiatif oknum wali kelas dan bukan kebijakan resmi sekolah.

“Atas persoalan ini, sekolah akan melakukan evaluasi internal. Jika terbukti ada penyampaian informasi yang kurang tepat hingga menimbulkan kegaduhan, tentu akan diberikan pembinaan maupun sanksi sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Bahkan, pihak sekolah  tengah mempertimbangkan pergantian wali kelas terkait guna mencegah persoalan serupa kembali terjadi di kemudian hari.

Pihak sekolah juga memastikan seluruh siswa tetap mendapatkan hak pendidikan secara penuh tanpa diskriminasi. Untuk siswa dari keluarga kurang mampu, sekolah disebut memberikan kebijakan dan kelonggaran waktu pembayaran melalui komunikasi bersama orang tua.

MAN 1 Tembilahan berharap polemik ini dapat diselesaikan secara baik-baik melalui dialog antara pihak sekolah dan wali murid agar proses belajar mengajar tetap berjalan kondusif serta tidak berdampak pada psikologis siswa.(Thonk).

Type and hit Enter to search

Close