Label


Breaking News

GRANAT dan Polres Inhil Deklarasikan Perang Terbuka Terhadap Narkoba, H. Budiansyah, "Jangan Biarkan Generasi Inhil Dihancurkan Bandar" "

 


Inhil (F86) – Perang terhadap narkoba di Kabupaten Indragiri Hilir kini tak lagi sekadar slogan. Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kabupaten Inhil bersama Satres Narkoba Polres Inhil menegaskan komitmen untuk mempersempit hingga menutup ruang gerak peredaran gelap narkotika yang semakin mengancam generasi muda di Negeri Hamparan Kelapa Dunia.

Melalui agenda silaturahmi dengan Polres Inhil, GRANAT mengobarkan semangat perlawanan terhadap para bandar dan jaringan narkoba yang dinilai telah menjadi “musuh dalam selimut” bagi masa depan daerah.

Ketua DPC GRANAT Kabupaten Inhil, H. Budiansyah, secara tegas menyatakan bahwa masyarakat tidak boleh lagi diam melihat ancaman narkoba yang perlahan merusak anak-anak bangsa.

“Jangan biarkan generasi Inhil dihancurkan bandar narkoba. Kalau hari ini kita diam, maka besok kita hanya akan menyaksikan anak-anak muda kehilangan masa depan. Narkoba adalah musuh bersama yang harus dilawan tanpa kompromi,” tegas H. Budiansyah, Rabu (20/05/2026).

Ia menilai, perang melawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi harus menjadi gerakan besar seluruh elemen masyarakat.

“Rumah-rumah, sekolah, tempat tongkrongan, bahkan lingkungan kerja harus menjadi benteng perlawanan terhadap narkoba. Jangan beri ruang sedikit pun bagi para pengedar untuk berkembang di Inhil,” ujarnya lantang.

H. Budiansyah juga mengapresiasi langkah tegas Polres Inhil yang terus bergerak memburu pelaku peredaran gelap narkotika di berbagai wilayah.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Inhil, AKP Adam Efendi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan pernah mundur dalam memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Kami tidak akan memberi ampun kepada pelaku peredaran narkoba. Siapa pun yang mencoba merusak generasi muda dengan barang haram akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKP Adam Efendi.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika yang selama ini bergerak secara terselubung.

“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Kami butuh keberanian masyarakat untuk melapor dan melawan. Jika masyarakat bersatu, maka jaringan narkoba akan kehilangan tempat di Inhil,” ujarnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi pesan keras bahwa Inhil tidak boleh menjadi lahan subur bagi peredaran narkotika. GRANAT dan Polres Inhil pun mengajak seluruh masyarakat untuk bangkit menjaga generasi muda dari ancaman kehancuran akibat narkoba.

“Stop narkoba! Jauhi narkoba! Hidup sehat tanpa narkoba! Jangan tunggu keluarga sendiri menjadi korban baru kita bergerak,” tutup H. Budiansyah penuh penegasan.(Thonk).

Type and hit Enter to search

Close