Label


Breaking News

Di Balik Seragam Putih, Ada Hati yang Tak Pernah Lelah Menjaga

 

Bupati Indragiri Hilir, H. Herman saat memberikan sambutan diperingatan Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52.

Indragiri Hilir (F86) – Di balik riuhnya peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52, ada satu kenyataan yang tak boleh terus diabaikan, "perawat adalah tulang punggung layanan kesehatan, namun sering kali hanya diingat saat seremoni".

Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, mengakui besarnya peran perawat dalam menjaga denyut kesehatan masyarakat. Namun pengakuan saja tak cukup jika tidak diikuti langkah nyata.

“Perawat bukan hanya memberi layanan medis. Mereka hadir dengan empati, kesabaran, dan ketulusan yang tidak bisa dibeli. Profesionalitas mereka menentukan kualitas kesehatan masyarakat kita,” tegas Herman saat menghadiri peringatan HUT PPNI di RSUD Puri Husada Tembilahan, Minggu (3/5/2026).

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tidak berhenti pada janji. Peningkatan kompetensi, kesejahteraan, dan fasilitas kerja perawat disebut sebagai agenda yang harus diwujudkan, bukan sekadar wacana tahunan.

Peringatan HUT PPNI yang disejalankan dengan Hari Perawat Dunia di Inhil diisi kegiatan donor darah dan khitan massal, aksi nyata di tengah kebutuhan layanan kesehatan yang masih tinggi. Sebanyak 150 orang ikut donor darah, sementara 65 anak mengikuti khitan massal.

Namun, angka-angka ini seharusnya menjadi pengingat: kebutuhan kesehatan masyarakat jauh lebih besar dari sekadar kegiatan simbolik.

Ketua PMI Inhil, Katerina Susanti, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan tersebut. Ia mengapresiasi sinergi antara PPNI, PMI, dan masyarakat, namun juga mengingatkan bahwa kebutuhan darah tidak pernah berhenti.

“Stok darah harus selalu siap. Ini bukan soal acara, tapi soal nyawa. Terima kasih kepada para pendonor, ini adalah aksi nyata kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa donor darah bukan hanya menyelamatkan orang lain, tetapi juga menyehatkan tubuh pendonor melalui regenerasi sel darah.

Di akhir acara, pembagian doorprize memang menambah semarak. Namun esensi sesungguhnya bukan pada hadiah, melainkan pada kesadaran bersama, "tanpa perawat yang kuat dan didukung penuh, sistem kesehatan hanya akan berjalan pincang".

Momentum ini seharusnya menjadi tamparan halus, bahwa sudah saatnya perawat tidak hanya dipuji, tetapi benar-benar diperjuangkan.(THONK).

Type and hit Enter to search

Close