BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, berikan bantuan logistik kepada korban kebakaran permukiman di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tempuling, Senin (11/05/2026).

Tembilahan (F86) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir, bantuan logistik disalurkan kepada korban kebakaran permukiman di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tempuling, Senin (11/05/2026).

Langkah cepat ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak tinggal diam ketika masyarakat menghadapi cobaan. Di bawah koordinasi BPBD Inhil, bantuan diberikan untuk meringankan beban warga terdampak sekaligus memastikan kebutuhan dasar korban dapat terpenuhi pasca musibah kebakaran yang melanda permukiman warga di Dusun Suka Jadi.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga, di antaranya beras, gula, ikan kaleng, mie instan, minyak goreng, susu, teh celup, peralatan dapur hingga selimut.

Selain dari BPBD, bantuan juga turut disalurkan oleh Dinas Sosial serta Baznas Kabupaten Indragiri Hilir sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran. Sinergi lintas instansi ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas sosial masih menjadi kekuatan utama dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansah, menegaskan bahwa BPBD Inhil akan terus bergerak cepat dalam merespons setiap musibah yang menimpa masyarakat.

“Musibah kebakaran ini tentu menjadi duka bagi kita semua. Pemerintah daerah melalui BPBD hadir bukan hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri menghadapi cobaan ini. Kami berkomitmen untuk terus sigap dan responsif dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat,” tegas R. Arliansah.

Ia juga menambahkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dijaga di tengah masyarakat, terutama saat ada warga yang sedang tertimpa bencana.

“Bencana bisa datang kapan saja. Karena itu, solidaritas dan kebersamaan menjadi kekuatan utama kita dalam membantu saudara-saudara yang sedang mengalami kesulitan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan bahwa kehadiran negara tidak boleh hanya terasa saat seremoni, tetapi juga harus nyata ketika rakyat sedang mengalami kesulitan. Musibah kebakaran bukan sekadar persoalan kehilangan tempat tinggal, melainkan juga ujian kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian dan solidaritas bersama.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, langkah cepat dan responsif seperti ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik bahwa pemerintah benar-benar bekerja dan hadir untuk rakyat.(Thonk).