![]() |
| Kepala Dinas PMD Inhil, Yuliargo saat memberikan sambutan di acara Bimtek PKK Kabupaten Inhil 2026 |
INDRAGIRI HILIR (F86) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terus memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat desa. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK yang dirangkai dengan penguatan kelembagaan desa, digelar di Tembilahan pada 5–6 Mei 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh para pengurus dan kader PKK dari seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Indragiri Hilir ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas PMD Inhil, Yuliargo. Turut hadir Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Safarina Tantawi, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran perempuan dalam pembangunan berbasis keluarga.
Dalam sambutannya, Yuliargo menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah strategis dalam membangun kapasitas sumber daya manusia desa sekaligus memperkokoh peran kelembagaan sebagai ujung tombak pembangunan.
“PKK dan Lembaga Kemasyarakatan Desa bukan hanya pelengkap struktur, tetapi motor penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat. Di sinilah kualitas pembangunan kita benar-benar diuji,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dibentuk atas dasar prakarsa bersama antara pemerintah desa dan masyarakat, dengan prinsip berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, serta berorientasi pada kemanfaatan nyata bagi masyarakat. Keberadaan LKD, lanjutnya, harus dijaga tetap independen dan tidak terafiliasi dengan kepentingan politik praktis.
“LKD harus berdiri tegak sebagai mitra strategis pemerintah desa bekerja dalam pola kemitraan yang solid, konsultatif dengan BPD, dan koordinatif dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Yuliargo.
Ia menekankan bahwa 10 Program Pokok PKK tetap menjadi instrumen utama dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program-program tersebut mencakup berbagai aspek mendasar, mulai dari penguatan ekonomi keluarga melalui koperasi, pelestarian lingkungan hidup, hingga perencanaan keluarga sehat dan sejahtera.
“Ketika PKK bergerak secara terarah dan kelembagaan desa berjalan efektif, maka dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat. Inilah wajah pembangunan yang sesungguhnya, dimulai dari keluarga, tumbuh di desa, dan berdampak pada daerah,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kader PKK dan mengoptimalkan peran kelembagaan desa sebagai pilar utama pembangunan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.(Thonk).

Social Footer
Kontributor
Label
Social Media