![]() |
| PT Telkom Indonesia menyalurkan bantuan sebanyak 10.000 bibit pohon buah kepada Pemerintah Desa Bengking, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Kamis (16/4/2026). |
KLATEN (F86) – PT Telkom Indonesia menyalurkan bantuan sebanyak 10.000 bibit pohon buah kepada Pemerintah Desa Bengking, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Kamis (16/4/2026). Bantuan ini ditujukan untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus pengembangan agrowisata desa.
Bibit yang disalurkan terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif seperti kakao, nangka madu, durian, dan alpukat yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Direktur PT Telkom Indonesia, Amir Syafrudin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan.
“Bantuan 10 ribu bibit buah ini diharapkan dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia juga berharap pengembangan tanaman buah ini dapat menjadi potensi agrowisata yang mampu menarik minat pengunjung dan meningkatkan pendapatan warga.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Klaten, Joko Istanto, mengapresiasi langkah Telkom dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di desa.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan bibit buah yang cukup besar ini. Ini menjadi peluang untuk mengembangkan potensi desa, khususnya agrowisata berbasis buah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Desa Bengking selama ini telah dikenal dengan komoditas buah kelengkeng yang menjadi daya tarik tersendiri, termasuk konsep wisata petik buah langsung oleh pengunjung.
“Kelengkeng sudah menjadi ikon desa. Ke depan, kami berharap dapat dikembangkan produk turunan seperti jus dan olahan lainnya untuk meningkatkan nilai tambah,” jelasnya.
Di sisi lain, Camat Jatinom, Agus, memberikan apresiasi terhadap masyarakat Desa Bengking yang aktif dalam menjaga dan mengembangkan potensi lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat dalam mengelola potensi desa. Harapannya, Bengking bisa menjadi destinasi wisata buah yang dikenal luas dan menjadi contoh bagi desa lain,” katanya.
Saat ini, Desa Bengking memiliki sekitar 40 kelompok tani aktif yang turut mendukung pengembangan sektor pertanian, salah satunya Kelompok Tani Sarana Makmur yang diketuai oleh Wiyono.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Desa Bengking dapat semakin berkembang sebagai sentra pertanian sekaligus destinasi agrowisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Siswanto).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media