Klaten (F86) – Pondok Pesantren Nurul Kalam di bawah naungan Yayasan Aminah Mulia Indonesia yang berlokasi di Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai puncak rangkaian kegiatan Ramadan, Selasa (7/4/2026) di halaman Masjid Al Munawar kompleks pesantren setempat.
Kegiatan tersebut merupakan penutup dari berbagai program sosial dan keagamaan yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan, mulai dari santunan anak yatim, tadarus Al-Qur’an, doa bersama hingga pembagian paket sembako kepada masyarakat.
Ketua Pondok Pesantren Nurul Kalam, Ponidi, menjelaskan bahwa selama bulan Ramadan pesantren secara rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial untuk masyarakat sekitar.
Ponidi mengatakan, selama Ramadan pihaknya menyediakan lebih dari 50 paket buka puasa setiap hari bagi jamaah sekitar maupun para musafir yang singgah di Masjid Al Munawar.
“Selama Ramadan kami setiap hari menyediakan lebih dari 50 paket buka puasa bersama bagi jamaah sekitar maupun musafir yang singgah di Masjid Al Munawar Pesantren Nurul Kalam,” ujar Ponidi kepada Fakta86.
Selain itu, pesantren juga menggelar pengajian Ahad pagi serta kegiatan buka bersama akbar yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Karangpakel dan Yasmin Yayasan Anak Yatim Klaten dengan menghadirkan sekitar 200 anak yatim.
Ponidi menambahkan, kegiatan pengajian dan buka bersama tersebut dihadiri sekitar 1.000 jamaah yang datang dari berbagai wilayah.
“Dalam kegiatan buka bersama akbar dengan anak yatim, kurang lebih ada 200 anak yatim yang hadir bersama jamaah, dan total jamaah yang mengikuti pengajian sekitar 1.000 orang,” jelasnya.
Tidak hanya itu, selama bulan Ramadan pihak pesantren juga menyediakan paket makan sahur bagi jamaah yang mengikuti salat tarawih dan iktikaf di Masjid Al Munawar, terutama menjelang malam Lailatul Qadar.
Puncak kegiatan Ramadan tersebut ditutup dengan acara Halal Bihalal yang menghadirkan berbagai unsur pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Kecamatan Trucuk dan Kalikotes, para kepala desa, organisasi masyarakat, serta lembaga dakwah yang ada di Kabupaten Klaten.
Ponidi menyebut kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara masyarakat, jamaah dan para pemangku kebijakan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi serta mempertemukan para pejabat dengan masyarakat sehingga terjalin komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga,” ungkapnya.
Dalam acara tersebut turut hadir perwakilan sejumlah instansi, di antaranya Dinas P3APPKB, Dispora, Dinas Pendidikan, serta perwakilan dari Kejaksaan, Kepolisian dan Kodim.
Pengajian dalam kegiatan Halal Bihalal tersebut menghadirkan Ustadz Salim Abdillah dari Yogyakarta dan diikuti lebih dari 1.500 jamaah yang memadati lokasi acara.
Ponidi juga menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Nurul Kalam masih tergolong baru dengan jumlah 17 santri dari dua angkatan, namun untuk tahun ajaran 2026–2027 sudah terdapat sekitar 13 calon santri yang mendaftar.
“Kami berharap Pondok Pesantren Nurul Kalam dapat terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat,” pungkasnya.(Siswanto).

Social Footer
Kontributor
Label
Social Media