Jakarta (F86) — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital yang aman, andal, dan berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan diterimanya dokumen IT Security Assessment (ITSA) hasil audit keamanan terhadap aplikasi ADINDA dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Selasa (7/4/2026).
Penyerahan dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus responsif terhadap tantangan keamanan siber yang semakin kompleks.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Jakarta ini, Kepala Disdukcapil Kabupaten Indragiri Hilir diwakili oleh Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, Aldi Kusnandar, bersama Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Supriandi, serta didampingi oleh tim IT pengelola aplikasi ADINDA. Turut hadir mendampingi, Ketua Tim Tata Kelola TIK Direktorat Jenderal Dukcapil, H. Paturi.
Aldi Kusnandar dalam keterangannya menegaskan bahwa hasil audit ITSA ini merupakan pijakan strategis bagi Disdukcapil Inhil dalam melakukan penguatan sistem keamanan aplikasi layanan publik, khususnya aplikasi ADINDA yang menjadi tulang punggung pelayanan administrasi kependudukan di daerah.
“Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa setiap layanan publik berbasis digital tidak hanya mudah diakses, tetapi juga memiliki standar keamanan yang tinggi. Audit dari BSSN ini menjadi acuan penting dalam melakukan pembenahan dan peningkatan sistem ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, penerimaan dokumen ITSA ini tidak hanya dimaknai sebagai hasil evaluasi semata, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam mendorong transformasi digital yang selaras dengan kebijakan nasional di bidang keamanan siber dan perlindungan data masyarakat.
Sementara itu, Supriandi menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang tertuang dalam hasil audit tersebut melalui langkah-langkah perbaikan teknis maupun penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Kami memastikan bahwa seluruh rekomendasi akan ditindaklanjuti secara terukur dan berkelanjutan, sehingga aplikasi ADINDA dapat memberikan layanan yang semakin optimal, aman, dan terpercaya bagi masyarakat,” jelasnya.
Dengan adanya audit dan penguatan sistem keamanan ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir optimistis mampu menghadirkan layanan administrasi kependudukan yang tidak hanya cepat dan inovatif, tetapi juga menjamin perlindungan data pribadi masyarakat sebagai bagian dari pelayanan publik yang berintegritas.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan ekosistem digital nasional yang aman, inklusif, dan berdaya saing.(Thonk).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media