![]() |
| Kegiatan Safari Tarawih Keliling DPD Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta putaran ke-4 yang dirangkai dengan sosialisasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Rabu (4/3/2026). |
SLEMAN (F86) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Safari Tarawih Keliling (Tarling) putaran ke-4 yang dirangkai dengan sosialisasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Rabu (4/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Botani Resto & Garden, Jalan Cebongan, Sidomoyo, Gamping, Sleman, DIY, tersebut menghadirkan Ketua DPD Partai Golkar DIY yang juga anggota Komisi VIII DPR RI, H. Singgih Januratmoko, sebagai narasumber utama.
Acara diawali dengan sosialisasi mengenai pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kepada pengurus dan kader Partai Golkar DIY.
Dalam pemaparannya, Singgih menjelaskan bahwa BPKH merupakan lembaga publik yang memiliki tugas mengelola dana haji secara syariah, aman, serta transparan.
“BPKH merupakan lembaga publik yang mengelola dana haji secara syariah, aman dan transparan. Fokusnya adalah mengoptimalkan nilai manfaat setoran haji serta memperkuat program kemaslahatan bagi umat Islam melalui berbagai kerja sama lokal,” ujar Singgih Januratmoko.
Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan dana haji dilakukan dengan prinsip kehati-hatian melalui instrumen keuangan syariah yang aman.
“Pengelolaan dana haji ditempatkan pada produk perbankan syariah seperti tabungan, giro, deposito, serta surat berharga syariah guna memaksimalkan manfaat bagi jamaah,” jelasnya.
Selain itu, BPKH juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi keagamaan di Yogyakarta, termasuk penandatanganan nota kesepahaman dengan PP Muhammadiyah dalam program kemaslahatan umat.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber terkait pengelolaan dana haji dan manfaatnya bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Singgih juga menekankan pentingnya konsolidasi internal dan penguatan struktur partai hingga tingkat kecamatan dan desa.
Menurutnya, soliditas kader serta kesiapan mesin politik menjadi faktor penting dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.
“Kami berharap seluruh pengurus dan kader mulai fokus memperkuat struktur partai sampai tingkat kecamatan dan desa. Penguatan mesin politik dan solidaritas kader menjadi prioritas utama sebagai fondasi menghadapi Pemilu 2029,” tegasnya.
Sebelum memasuki acara inti pengajian, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Saepul Rahman, yang merupakan salah satu imam Masjid Syuhada Yogyakarta.
Selanjutnya, KH Drs. Rochmad Choliq memberikan prakata pembukaan dalam pengajian Tarling putaran ke-4 tersebut.
Pengajian kemudian disampaikan oleh Dr. KH Achmad Zuhdi Muhdlor, dengan tema “Kemenangan Partai Golkar di Pemilu 2029.” Dalam tausiyahnya, KH Achmad Zuhdi juga menjelaskan mengenai peristiwa Nuzulul Qur’an yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan.
“Mayoritas umat Islam di Indonesia memperingati Nuzulul Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan, yang diyakini sebagai peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu ayat 1–5 Surah Al-Alaq di Gua Hira,” jelas KH Achmad Zuhdi.
Ia menambahkan bahwa Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada malam 17 Ramadhan yang juga diyakini bertepatan dengan malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Peristiwa tersebut menjadi awal turunnya wahyu secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun.
Kegiatan Tarling Golkar DIY ini berlangsung khidmat dan dihadiri para pengurus, kader, serta simpatisan Partai Golkar dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta.(Awiek R).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media