Label


Breaking News

Disbudporapar Klaten Gelar Lomba Masak UMKM di Bukit Sidoguro pada Grebek Syawalan

Foto bersama usai lomba memasak bagi pelaku UMKM kuliner dalam rangkaian kegiatan Grebek Syawalan di kawasan wisata Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Senin (30/3/2026).

Klaten (F86) – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten menggelar lomba memasak bagi pelaku UMKM kuliner dalam rangkaian kegiatan Grebek Syawalan di kawasan wisata Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong kreativitas serta meningkatkan daya saing pelaku usaha kuliner lokal di Kabupaten Klaten.

Koordinator lomba kuliner, Martini Dompol, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian lomba dalam sub sektor ekonomi kreatif yang melibatkan berbagai bidang, mulai dari chef kreator, karya batik ecoprint, hingga konten kreator.

“Dalam rangkaian kegiatan ini ada beberapa sub kegiatan ekonomi kreatif, seperti kreator chef, karya batik ecoprint, konten kreator, dan yang terakhir adalah lomba memasak,” ujar Martini.

Menurutnya, lomba memasak tersebut diikuti oleh 12 kelompok UMKM kuliner dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten. Peserta tidak dipungut biaya pendaftaran dan hanya diminta menunjukkan KTP sebagai warga Klaten.

“Peserta lomba hari ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Mereka cukup menunjukkan KTP warga Klaten. Alhamdulillah antusias pelaku UMKM kuliner cukup baik,” jelasnya.

Disbudporapar Klaten juga memberikan dukungan penuh kepada para peserta dengan menyediakan seluruh kebutuhan lomba, mulai dari peralatan memasak hingga bahan-bahan makanan.

Martini berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana bagi pelaku UMKM untuk menampilkan kreativitas sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas.

“Harapannya teman-teman pelaku kuliner bisa menunjukkan kreativitasnya sehingga bisa menghasilkan cuan dari karya kuliner yang mereka buat hari ini,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa para pemenang lomba nantinya akan mendapatkan kesempatan untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan resmi pemerintah daerah.

“Dari dinas sudah memberikan lampu hijau, bagi pemenang lomba akan diberi kesempatan melayani berbagai acara kedinasan,” ungkapnya.

Dalam lomba memasak tersebut, panitia menyediakan uang pembinaan dan piala bagi para pemenang.

“Juara pertama mendapatkan Rp1.500.000 plus piala, juara kedua Rp1.000.000, dan juara ketiga Rp 750.000,” pungkas Martini.(Siswanto).

Type and hit Enter to search

Close