![]() |
| Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Herman memberikan sambutan dalam proses pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir |
TEMBILAHAN (F86) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Herman, kembali menegaskan komitmennya terhadap profesionalitas birokrasi dalam proses pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
Dalam pernyataan yang menohok namun penuh pesan moral, Bupati menegaskan bahwa jabatan bukanlah ruang untuk membalas dendam politik, melainkan amanah untuk bekerja dan mengabdi kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa dirinya mengetahui secara langsung dinamika politik yang terjadi di lapangan. Namun hal itu tidak menjadi dasar dalam menentukan pejabat yang dipercaya mengemban amanah pemerintahan.
“Saya hafal situasi di lapangan, karena saya juga pelaku di lapangan. Kalau kita bermain dengan dendam politik, tentu ada yang ‘disembelih’. Tetapi apakah itu yang saya lakukan? Tidak,” tegasnya.
Menurutnya, pemerintahan yang sehat harus dibangun di atas prinsip profesionalitas dan integritas. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa siapapun yang dilantik, baik camat maupun kepala dinas, diharapkan mampu bekerja dengan baik serta menjaga amanah yang telah diberikan.
Bupati juga mengingatkan bahwa sikap membawa-bawa dendam politik dalam birokrasi bukanlah sikap yang dewasa bagi seorang aparatur pemerintahan. Sebagai sesama birokrat, ia memahami bahwa pemerintahan membutuhkan stabilitas dan kerja nyata, bukan konflik berkepanjangan.
“Kami memahami situasi itu, dan saya juga seorang birokrat. Cerita tentang dendam politik bukanlah sikap yang dewasa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa yang paling dibutuhkan saat ini adalah loyalitas kepada tugas dan tanggung jawab, serta kesungguhan dalam menuntaskan setiap pekerjaan yang diamanahkan.
“Yang saya butuhkan adalah loyalitas dan kerja yang tuntas. Indragiri Hilir membutuhkan orang-orang yang berdedikasi untuk membangun daerah ini,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh pejabat yang telah dilantik untuk menyesuaikan sikap dan pola pikir sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pemegang jabatan struktural.
“Karena itu, sesuaikan sikap Anda. Kita bekerja dan mengabdi untuk masyarakat,” tutupnya.
Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan kinerja birokrasi, sekaligus mempertegas bahwa pembangunan daerah harus didorong oleh semangat kebersamaan, profesionalitas, serta komitmen untuk melayani masyarakat secara maksimal. (Thonk).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media