![]() |
| Tradisi Sadranan ratusan warga tumplek blek memadati area makam Dukuh Kunang, Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Senin (2/2/2026), |
Klaten (F86) — Ratusan warga tumplek blek memadati area makam Dukuh Kunang, Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Senin (2/2/2026), untuk mengikuti rangkaian tradisi Sadranan yang ditandai dengan kirab budaya dan berebut tumpeng gunungan.
Tradisi Sadranan ini merupakan warisan budaya turun-temurun yang rutin digelar setiap bulan Ruwah atau menjelang bulan suci Ramadan sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada para leluhur.
Ketua Panitia Kirab Budaya Sadranan, Heru Kusnadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dipusatkan di area makam Dukuh Kunang dan dihadiri oleh Camat Bayat Rokhmad Sya’bani, para ahli waris makam, serta masyarakat sekitar.
“Tradisi Sadranan ini murni hasil gotong royong warga Dukuh Kunang, termasuk iuran warga perantauan serta para ahli waris yang memiliki leluhur dimakamkan di sini,” ujar Heru Kusnadi.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang melibatkan umat Katolik dari Gereja Santo Mikael Desa Kebon sebagai wujud toleransi antarumat beragama. Pada malam harinya, warga menggelar dzikir dan tahlil di gedung item (hitam) yang berada di atas area makam bersama masyarakat RW 01 Dukuh Kunang.
Kegiatan dilanjutkan dengan dzikir, tahlil, dan doa bersama di Masjid Kunang, kemudian ditutup dengan Kembol Bujono di plataran Makam Panembahan Minalsih, yang menjadi puncak acara dan simbol kebersamaan warga.
Heru Kusnadi berharap tradisi Sadranan ini dapat terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai identitas budaya Desa Kebon sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di Kecamatan Bayat.
“Kami berharap kegiatan Sadranan ini bisa berkelanjutan, menjadi ikon Desa Kebon, serta mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten,” tegasnya.
Menurut Heru, tujuan utama penyelenggaraan Sadranan adalah menjaga kelestarian budaya leluhur agar tidak tergerus zaman. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai wilayah.(Siswanto).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media