Label


Breaking News

Melestarikan Budaya Jawa, Pentas Ketoprak Jadi Tanggung Jawab Bersama Bangsa

Pemerintah Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, menggelar pentas seni budaya ketoprak di halaman Balai Desa Bero, Sabtu malam (18/01/2026). 

Klaten (F86)-Pemerintah Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, menggelar pentas seni budaya ketoprak di halaman Balai Desa Bero, Sabtu malam (18/01/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah desa dan masyarakat dalam melestarikan budaya Jawa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.

Pentas ketoprak tersebut digelar oleh Paguyuban Seni Karawitan dan Ketoprak Wahyu Budoyo Desa Bero, berkolaborasi dengan Seniman Trucuk (SETRUK) serta sejumlah seniman lokal dan daerah. Acara berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat Desa Bero dan sekitarnya.

Kepala Desa Bero, Suranta, menjelaskan bahwa pementasan ketoprak ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan seni budaya tradisional sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat.

“Desa Bero memiliki banyak seniman dan seniwati. Pentas ketoprak ini kami gelar sebagai upaya pelestarian budaya Jawa, sekaligus hiburan bagi warga dan sarana meningkatkan ekonomi UMKM Desa Bero dan sekitarnya,” ujar Suranta.

Menurutnya, masyarakat Desa Bero dikenal sebagai pencinta seni dan budaya, sehingga setiap pementasan kesenian tradisional selalu mendapat sambutan luar biasa.

“Warga Bero ini rata-rata penggemar seni budaya. Setiap ada pentas, selalu penuh. Selain menghibur masyarakat, kegiatan ini juga berdampak positif bagi perekonomian. UMKM yang terlibat sekitar 50 pelaku, dan paguyuban PKL mencapai 200 orang,” jelasnya.

Suranta menambahkan, dalam pementasan ketoprak tersebut, sekitar 80 persen pemain merupakan warga asli Desa Bero, yang menunjukkan kuatnya potensi seni budaya lokal. Kolaborasi dengan Seniman Trucuk diharapkan dapat memperkuat regenerasi seniman ketoprak.

“Kami berharap melalui pagelaran ini, seni ketoprak tetap lestari dan terjadi regenerasi seniman agar budaya ini tidak punah,” imbuhnya.

Pentas seni budaya ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Kadarwati, yang menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan pelestarian budaya Jawa di Desa Bero.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pentas ketoprak seperti ini penting agar generasi muda lebih mengenal, mencintai, dan mendalami budaya Jawa sebagai jati diri bangsa,” ujar H. Kadarwati.

Ia mengaku prihatin terhadap kondisi sebagian generasi muda saat ini yang mulai kurang peduli terhadap seni dan budaya tradisional.

“Saya merasa miris melihat anak-anak muda sekarang yang kurang menghargai budaya sendiri. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya Jawa dan budaya nusantara,” pungkasnya.

Melalui kegiatan seni budaya seperti pentas ketoprak ini, Desa Bero diharapkan dapat menjadi contoh desa yang konsisten menjaga warisan budaya sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM.(Siswanto).

Type and hit Enter to search

Close