![]() |
| Pemotongan pita oleh Mitra kerja SPPG Jetis, Ibu Marli, tanda SPPG Jetis resmi diluncurkan di Desa Jetis, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jumat (9/1/2026) |
Klaten (86) – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jetis resmi diluncurkan di Desa Jetis, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jumat (9/1/2026). Pada hari pertama operasional, SPPG Jetis melayani dua sekolah, yakni SMAN 2 Klaten dan SMU Kartika, dengan total 1.120 siswa sebagai penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mitra kerja SPPG Jetis, Ibu Marli, menjelaskan bahwa jumlah penerima manfaat masih dibatasi dan akan ditingkatkan secara bertahap. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari proses adaptasi dan pelatihan sumber daya manusia.
“Untuk minggu depan jumlah penerima manfaat masih di angka 1.120 siswa. Belum bisa langsung ke angka tiga ribu, karena kami lakukan secara berjenjang untuk melatih para karyawan,” tegas Ibu Marli.
Ibu Marli menambahkan, SPPG Jetis berada di bawah naungan Yayasan Sosial Cahaya Pemuda Cawas, yang berkomitmen tidak hanya menjalankan program pemerintah, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar.
“Kami berkomitmen meluncurkan SPPG ini sekaligus memberdayakan warga masyarakat sekitar Desa Jetis yang telah ditunjuk oleh Yayasan Cahaya Pemuda Cawas,” ujarnya.
Ibu Marli juga menegaskan bahwa pelaksanaan program MBG telah memenuhi standar operasional yang ditetapkan pemerintah, termasuk kepemilikan STHS sebagai syarat utama operasional.
“Penyaluran Makan Bergizi Gratis dimulai 9 Januari 2026. SPPG harus memiliki STHS, jika belum maka belum bisa running,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan program ini dapat berjalan secara kolaboratif antara penyelenggara dan penerima manfaat.
“Menu yang disajikan bisa dikomunikasikan dan diakomodir sesuai masukan penerima manfaat. Harapan kami, program ini menjadi ruang saling memberi masukan demi terwujudnya generasi emas,” pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Yayasan Cahaya Pemuda Cawas, Maulana, menegaskan bahwa kehadiran SPPG Jetis bukan sekadar penyedia makanan gratis, melainkan bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam pemenuhan gizi nasional.
“SPPG ini bukan hanya menyediakan makanan gratis, tetapi merupakan program layanan gizi dari pemerintah pusat yang digagas oleh Presiden Prabowo,” jelas Maulana.(Siswanto).


Social Footer
Kontributor
Label
Social Media