Label


Breaking News

KPPG DIY Luncurkan “Kedai Beringin”, Sajikan Menu Harga Mahasiswa dan Nostalgia Musik Lawas

 

Kedai Beringin”, program resmi diperkenalkan dalam soft opening yang digelar Rabu malam (31/12/2025) di Teras Depan Kantor DPD Partai Golkar DIY

Yogyakarta (F86) — Gagasan baru kembali lahir dari KPPG DIY yang dinahkodai Ety Erawati bersama tim kecilnya di penghujung tahun 2025. Bertajuk “Kedai Beringin”, program ini resmi diperkenalkan dalam soft opening yang digelar Rabu malam (31/12/2025) di Teras Depan Kantor DPD Partai Golkar DIY, Jalan Jenderal Sudirman No.58 Yogyakarta, sekaligus menyambut pergantian tahun menuju 2026.

Pada soft opening tersebut, pengunjung disambut suasana santai dan hangat ditemani hiburan live music dari GF Band (Gemini Family Band) yang membawakan tembang-tembang kenangan.

Ety Erawati menjelaskan, Kedai Beringin menghadirkan beragam makanan ringan, minuman, serta snack yang dibanderol dengan harga terjangkau.

“Harga di Kedai Beringin sangat ramah di kantong, seperti harga mahasiswa. Semua disajikan fresh untuk masyarakat umum. Rencananya kedai akan buka setiap Selasa hingga Minggu, dan libur setiap Senin,” ujar Ety Erawati.

Ia juga menambahkan, khusus akhir pekan akan ada hiburan musik live.

“Setiap Sabtu dan Minggu mulai pukul 19.00 sampai 22.30, pengunjung bisa menikmati hiburan GF Band sekaligus bebas request tembang lawas Indonesia maupun Barat,” tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Hj. Sri Muslimatun beserta keluarga, Ketua PDK Kosgoro 1957 DIY Erwin Nizar S.Psi., M.Si, para kader Kosgoro 1957, masyarakat umum, hingga simpatisan Golkar. Dalam kesempatan itu, Sri Muslimatun yang juga Dewan Penasehat KPPG DIY memberikan sambutan hangat.

Menurutnya, musik lawas memiliki tempat istimewa di hati masyarakat lintas generasi.

“Tembang lawas tidak pernah punah meskipun digempur lagu-lagu hits terbaru. Tidak hanya generasi milenial, bahkan Generasi Z pun masih menikmati musik oldies. Lagu-lagu ini membangkitkan memori lama dan menghadirkan suasana nostalgia,” ungkap Sri Muslimatun.

Memasuki detik-detik pergantian tahun 2026, seluruh pengunjung dan panitia bergandengan tangan melakukan hitung mundur bersama dari angka 10 hingga 1. Suasana meriah semakin terasa ketika terdengar letusan kembang api dari kawasan Tugu Lilin, sementara arus kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Cik Ditiro, dan Jalan Yos Sudarso tampak padat merayap dengan pengamanan ketat dari Satlantas, Dishub, dan Jaga Warga.

Kehadiran Kedai Beringin diharapkan menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk bersantai, menikmati sajian terjangkau, sekaligus menjadi pusat kebersamaan dengan sentuhan nuansa nostalgia.(Awiek R).

Type and hit Enter to search

Close