Label


Breaking News

KORMI Kota Yogyakarta Gelar Studi Inspirasi dan Evaluasi Kinerja 2025 di Pantai Watu Kodok Gunungkidul

 

Pantai Watu Kodok, salah satu destinasi wisata alam di kawasan pesisir Gunungkidul, menjadi lokasi pelaksanaan Studi Inspirasi dan Evaluasi Kinerja Tahun 2025 yang digelar oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Yogyakarta, Sabtu (3/1/2026).

Gunungkidul (F86)– Pantai Watu Kodok, salah satu destinasi wisata alam di kawasan pesisir Gunungkidul, menjadi lokasi pelaksanaan Studi Inspirasi dan Evaluasi Kinerja Tahun 2025 yang digelar oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Yogyakarta, Sabtu (3/1/2026).

Pantai yang dikenal dengan hamparan pasir putih bersih serta ombak yang relatif bersahabat ini dipilih karena suasananya yang nyaman dan mendukung kegiatan kebersamaan. Nama Watu Kodok sendiri berasal dari dua tebing besar di sisi barat dan timur pantai yang menyerupai bentuk kodok.

Secara geografis, Pantai Watu Kodok berada di sebelah barat Pantai Drini yang belakangan viral dengan ikon wisata On The Rock. Di sepanjang garis pantai, tumbuh deretan pohon cemara udang dan pandan laut yang dimanfaatkan pengunjung sebagai tempat berteduh dan beristirahat. Warga setempat juga menyediakan fasilitas camping ground bagi wisatawan yang ingin bermalam di kawasan pantai.

Kegiatan Studi Inspirasi dan Evaluasi Kinerja ini diikuti oleh seluruh jajaran pengurus KORMI Kota Yogyakarta. Agenda tersebut dinilai penting sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi internal organisasi, sekaligus mendorong pengembangan senam hasil kolaborasi para pengurus dan instruktur senam di lingkungan KORMI.


Ketua KORMI Kota Yogyakarta, Dra. Rr. Septi Sri Rejeki, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang komunikasi dan refleksi bersama atas pelaksanaan program kerja selama tahun 2025.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi antar pengurus, berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program, serta melakukan evaluasi kinerja sepanjang tahun 2025. Harapannya, kerja sama dalam pembinaan dan pengembangan olahraga masyarakat di Kota Yogyakarta semakin solid,” ujar Septi.

Selain diskusi dan evaluasi, kegiatan juga diisi dengan permainan kelompok yang menuntut konsentrasi, kerja sama, dan kekompakan. Permainan tersebut melibatkan empat orang dalam satu tim yang saling terikat menggunakan tali rafia untuk memasukkan patok besi ke dalam botol plastik.

Sebanyak lima kelompok saling bersaing dalam suasana penuh keakraban. Prinsip permainan ini sederhana, siapa cepat dia dapat, dengan hadiah bagi juara pertama, kedua, dan ketiga. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Wakil Ketua KORMI Kota Yogyakarta, Drs. RM Budi Santosa, bersama Ermanto, SH.

Di penghujung lomba, panitia juga membagikan berbagai doorprize sumbangan dari Dra. Rr. Septi Sri Rejeki, Mbak Krisna, P. Yana, dan P. Nuri. Selain itu, peserta sebelumnya telah menerima kado silang yang dibagikan di dalam bus sebelum memasuki kawasan pantai Gunungkidul.

Menjelang akhir acara, suasana Pantai Watu Kodok semakin semarak dengan penampilan “Senam Jogja Istimewa” serta senam kreasi 2026 yang digarap oleh para instruktur senam KORMI Kota Yogyakarta.

Tampilan senam yang dilakukan di bibir pantai dengan latar pasir putih dan panorama laut ini tidak hanya menghibur peserta kegiatan, tetapi juga menarik perhatian para pengunjung Pantai Watu Kodok yang menyaksikan langsung atraksi tersebut.(Awiek R).

Type and hit Enter to search

Close