Label


Breaking News

Pasar Ngasem, Ikon Wisata Kuliner dan Budaya yang Selalu Bikin Rindu di Kota Jogja

Suasana di Pasar Ngasem Kota Jogjakarta 
Jelang Nataru

Editor: Aji

YOGYAKARTA (F86) - Kota Jogja kembali menunjukkan pesonanya sebagai destinasi wisata favorit nasional. Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, arus wisatawan luar daerah mulai memadati sejumlah titik, termasuk kawasan Malioboro dan wilayah sekitarnya. Berbagai pos pengamanan telah disiagakan untuk mendukung kenyamanan dan keamanan para pengunjung.

Salah satu destinasi yang kini kembali viral di media sosial dan menjadi tujuan favorit wisatawan adalah Pasar Ngasem, yang berlokasi di Jl. Polowijan No. 11, Patehan, Kecamatan Keraton, Kota Yogyakarta. Pasar tradisional ini tak hanya menyajikan nuansa kuliner khas Jogja, tetapi juga menyimpan sejarah dan nilai budaya yang kuat.

Dahulu, Pasar Ngasem dikenal sebagai pusat penjualan burung dan hewan peliharaan terbesar di Yogyakarta. Berbagai jenis hewan seperti kucing, kelinci, marmut, tupai, hingga primata pernah diperdagangkan di pasar ini. Seiring perkembangan waktu dan penataan kawasan, Pasar Ngasem kini bertransformasi menjadi pusat kuliner, produk rumah tangga, serta kerajinan tangan yang tetap mempertahankan nuansa khas Kasultanan Yogyakarta.

Daya tarik utama Pasar Ngasem terletak pada suasana yang hangat dan ramah. Interaksi penjual dan pembeli yang akrab menjadi ciri khas yang membuat wisatawan betah. Berbagai pilihan kuliner tradisional tersedia, mulai dari brongkos koyor telur pindang, gudeg, pecel, gado-gado, sayur bobor, sayur asem, soto ayam kampung, hingga jajanan khas lainnya.

Tak hanya itu, kawasan ini juga menyuguhkan suasana heritage yang kental. Mengutip sumber sejarah dari Museum Sonobudoyo, dulunya kawasan ini merupakan danau tempat Sultan Hamengku Buwono II menikmati panorama keraton dari kejauhan. Kini, transformasinya menjadikan Pasar Ngasem sebagai ruang hidup budaya yang tetap lestari namun mengikuti perkembangan zaman.

Selain kuliner berat, pengunjung juga bisa menikmati beragam minuman tradisional khas Jawa seperti jamu beras kencur, kunir asem, temulawak, es kopyor, dan dawet cendol, serta hidangan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun.

Seorang pengunjung menuturkan bahwa suasana Pasar Ngasem memiliki daya tarik yang sulit dilupakan.

“Jogja itu selalu bikin kangen, dan Pasar Ngasem salah satu buktinya. Aromanya, makanannya, suasananya, semuanya khas Jogja banget. Sekali ke sini pasti ingin kembali lagi,” ungkap salah seorang wisatawan.

Dengan semakin ramainya wisatawan jelang Nataru, Pasar Ngasem semakin meneguhkan dirinya sebagai destinasi wisata tradisional yang memadukan kuliner, budaya, sejarah, dan kehangatan khas Yogyakarta.(Awiek R).



Type and hit Enter to search

Close